Kabar Artis
MENGERIKAN , Polisi Tak Temukan Bekas Pengereman Ban Mobil Vanessa Angel, Bukti Baru
Aparat kepolisan di Jawa Timur terus melakuan penyelidikan kasus kecelakaan tunggal yang menewaskan pesohor Vanessa Angel dan suaminya, Bibi Ardiansya
POS KUPANG.COM -- Aparat kepolisan di Jawa Timur terus melakuan penyelidikan kasus kecelakaan tunggal yang menewaskan pesohor Vanessa Angel dan suaminya, Bibi Ardiansyah
Sejauh ini polisi belum menetapkan tersangka, namun saat melakukan olah TKP , polisi tidak menemukan bekas pengreman dari sang pengemudi
Ini menunjukan bahwa mobil tersebut melaju kencang tanpa kontrol dari sang pengmudi. Benarkah sopir ngatuk saat tertidur
Polisi mengungkapkan hasil olah TKP tempat dimana kecelakaan mobil merenggut nyawa Vanessa Angel
Baca juga: Sopir Vanessa Angel Belum Diperiksa, Ini Penjelasan Dirlantas Polda Jawa Timur
Kecelakaan terjadi di Tol Nganjuk KM 672+400.
Pukul 12.36 WIB kecelakaan tunggal itu terjadi.
Mobil Pajero Sport berkapasitas mesin 2.400- 2.500 CC itu melaju sangat kencang hingga pas kecelakaan body mobil ringsek tak berbentuk.
Baca Juga: Lakukan Aktivitas Ini dengan Pevita Pearce, Ariel NOAH sampai Gemetaran
Baca juga: Vanessa Angel di Mata Nathalie Holscher, Sampai Diminta Ini Sama Suaminya, Sule
Tubagus Joddy yang jadi supir mobil itu kini bersiap dijadikan tersangka.
Dirlantas Polda Jawa Timur Kombes Pol Latif Usman mengatakan jajarannya menganalisis hasil temuan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kecelakaan mobil Vanessa Angel dan Febri Andriansyah.

Satu hal yang mengejutkan ialah tak ditemukannya bekas pengereman ban mobil Vanessa.
Hal ini berarti tak ada usaha mengerem untuk meminimalisir dampak kecelakaan dari sang supir.
"Kalau hasil dari olah TKP sementara, kendaraan itu kecepatannya di atas 100 Km/jam jika dilihat dari kerusakan (mobil). (Kemudian) tidak ada bekas pengereman," ujar Usman seperti dikutip dari Kompas.com.
Baca juga: Rencananya, Besok Jenazah Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah akan Dikebumikan Berdampingan
Saat ini Usman sedang mengumpulkan bukti-bukti lainnya.
"Kami kumpulkan dulu, mulai dari keterangan, termasuk CCTV, sebagai petunjuk untuk mengarahkan arah penyidikannya," ucap Usman.