Breaking News:

Berita Lembata

Peta Tematik Pertanahan dan Ruang Bukan Untuk Penyelesaian Masalah Tanah di Desa Waowala

Peta Tematik Pertanahan dan Ruang Bukan Untuk Penyelesaian Masalah Tanah di Desa Waowala

Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Kanis Jehola
Foto BPD Desa Waowala
Pemerintah Desa Waowala bekerja sama dengan BPN Kabupaten Lembata menyelenggarakan Sosialisasi Peta Tematik Pertanahan dan Ruang (PTPR) bertempat di Kantor Desa Waowala (27/10). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo

POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA- Pembangunan perumahan untuk relokasi masyarakat Desa Amakaka dan Desa Tanjung Batu di wilayah administrasi Desa Waowala akan sangat mempengaruhi pembangunan Desa Waowala di masa mendatang.

Oleh karena itu, perlu dilakukan pemetaan tanah dan ruang di wilayah administrasi Desa Waowala sebagai embrio untuk mengenal potensi-potensi lahan yang dapat dikembangkan untuk berbagai bidang penyelenggaraan pemerintahan Desa Waowala.

Berawal dari diskusi bersama BPD Waowala dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Lembata (28/9) di Kantor Desa Waowala, sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat desa dalam Musyawarah Desa Tahun 2021 (21/10), Pemerintah Desa Waowala bekerja sama dengan BPN Kabupaten Lembata menyelenggarakan Sosialisasi Peta Tematik Pertanahan dan Ruang (PTPR) bertempat di Kantor Desa Waowala (27/10).

Dalam keterangan tertulis dari BPD Waowala disebutkan, kegiatan PTPR merupakan kegiatan survei dan pemetaan untuk mendapatkan data penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah dengan dilengkapi unsur-unsur geografis (seperti sungai, jalan, dan batas administrasi), yang lengkap (completeness) dan valid (reliable).

Baca juga: Seorang Warga di Lembata Tewas Dipenggal, Pelaku Bawa Lari Kepala Korban

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Desa Waowala, Muslimin Ola. Selanjutnya, pemaparan materi oleh BPN Kabupaten Lembata.

Kepala BPN Kabupaten Lembata, Edward M. Y. Tuka menegaskan bahwa kegiatan PTPR ini dilakukan untuk mendata bidang tanah bukan dalam rangka kegiatan penyelesaian masalah tanah di Desa Waowala, melainkan untuk memetakan kondisi apa adanya.

Edward menyampaikan bahwa PTPR bertujuan mengidentifikasi kepemilikan lahan warga masyarakat yang bukan masyarakat Desa Waowala tetapi lahan tersebut berada di wilayah administrasi Desa Waowala.

"Di dalam ini ternyata ada banyak masyarakat atau warga dari tempat lain misalkan saya dari Lewoleba punya aset kepemilikan tanah di wilayah administrasi Desa Waowala maka itu juga menjadi tanggung jawab kami (BPN) untuk mengidentifikasinya," katanya.

Edward menyampaikan bahwa PTPR di Desa Waowala bertujuan untuk mengetahui potensi apa yang dimiliki lahan tersebut untuk pembangunan Desa Waowala.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved