Berita Malaka
Judi di Malaka, Polisi Jangan Cuma Tangkap Kelas Teri
Paulus Jobul alias Apin tokoh pemuda dan sebagai masyarakat di Malaka mengapresiasi langkah yang dilakukan jajaran Polres Malaka
Penulis: Edy Hayong | Editor: Kanis Jehola
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong
POS-KUPANG.COM, BETUN---Paulus Jobul alias Apin yang merupakan tokoh pemuda dan sebagai masyarakat di Malaka mengapresiasi langkah yang dilakukan jajaran Polres Malaka dalam hal pemberantasan perjudian.
Apresiasi teristimewa kepada Kapolres Malaka dan Kasat Reskrim bersama jajaran yang sangat peduli dan tegas dalam memberantas semua jenis perjudian di Kabupaten Malaka.
Namun, sebagai mantan penjudi dan mantan bandar kupon putih atau Togel berharap, jangan hanya kelas "ikan teri" saja yang ditangkap tetapi kelas kakap juga harus dibabat habis.
Paulus Jobul alias Apin menyampaikan ini kepada Pos-Kupang, Kamis (28/10/2021).
Baca juga: Gerebek Judi Sabung Ayam di Pau, Kapolres Anton; Tidak Ada Toleransi Segela Bentuk Perjudian
Dikatakan Apin, yang namanya perjudian jenis apapun juga harus diberantas karena perjudian itu lebih kejam sehingga perlu dihilangkan di wilayah Kabupaten Malaka.
"Sekali lagi saya sebagai tokoh pemuda sangat mengharapkan, agar Polres Malaka melalui bapak kapolres, tolong jangan hanya kelas ikan teri saja yang ditangkap. Tetapi kami minta supaya yang kelas kakap juga ditangkap jika mereka belum sadar dan masih melawan instruksi Bapak Kapolres," ujar Apin.
Dirinya berharap agar teman, saudara-saudara yang masih menjalani kegiatan ini agar segera stop.
Pasalnya, kata Apin, dirinya adalah mantan penjudi kelas kakap dan Bandar judi kupon Putih yang sudah berhenti dari segala jenis perjudian, telah merasakan bahwa judi tidak memberi keuntungan apapun.
"Karena judi mencabut dan mengubah segala yang kamu miliki yaitu: Ekonomi kamu, Karakter kamu, Wawasan kamu, kamu dijauhi keluarga. Kamu bakalan kehilangan kepercayaan, generasi penerus kamu bisa hilang masa depannya.Mengurangi waktu kamu bersama keluarga terutama istri dan anak-anakmu dan bahkan dapat merusak, mengorbankan keluarga yang kamu cintai," pesan Apin.
Apin mengatakan jika yang melakukan perjudian terlambat sadar dari mimpi ingin menjadi kaya dari hasil judi, dirinya meminta agar Stop judi dan kerja yang halal.
"Hasilkan sedikit uang dengan keringat sendiri lebih bernilai daripada mendapatkan hasil yang banyak melalui judi tetapi hanya dianggap sampah atau tak bernilai, karena uang judi bukan hasil dari kerja keras kita," ujar Apin.
Sebagai rakyat Malaka, Dirinya memohon kepada pemerintah, DPRD dan para tokoh agama supaya turut bekerja sama dengan Polres Malaka untuk mensosialisasikan di setiap kegiatan bahwa segala bentuk perjudian di Kabupaten Malaka tidak membawa kebaikan sehingga dihentikan.
Apin mencontohkan, di Pulau Flores hampir 70 persen ekonomi rakyatnya berhasil dan daerahnya maju pesat.
Ini karena tokoh agama dan pemerintah disana bekerja sama untuk menekan segala jenis perjudian.
"Sekali lagi terima kasih kepada Bapak Kapolres Malaka, dan beserta jajarannya yang telah bekerja keras dalam memberantas perjudian di Kabupaten Malaka," ujar Apin.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/judi-di-malaka-polisi-jangan-cuma-tangkap-kelas-teri.jpg)