Minggu, 19 April 2026

Berita Malaka

Judi di Malaka, Polisi Jangan Cuma Tangkap Kelas Teri

Paulus Jobul alias Apin tokoh pemuda dan sebagai masyarakat di Malaka mengapresiasi langkah yang dilakukan jajaran Polres Malaka

Penulis: Edy Hayong | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/EDI HAYONG
Tokoh Pemuda Malaka, Paulus Jobul alias Apin 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong

POS-KUPANG.COM, BETUN---Paulus Jobul alias Apin yang merupakan tokoh pemuda dan sebagai masyarakat di Malaka mengapresiasi langkah yang dilakukan jajaran Polres Malaka dalam hal pemberantasan perjudian.

Apresiasi teristimewa kepada Kapolres Malaka dan Kasat Reskrim bersama jajaran yang sangat peduli dan tegas dalam memberantas semua jenis perjudian di Kabupaten Malaka

Namun, sebagai mantan penjudi dan mantan bandar kupon putih atau Togel berharap, jangan hanya kelas "ikan teri" saja yang ditangkap tetapi kelas kakap juga harus dibabat habis.

Paulus Jobul alias Apin menyampaikan ini kepada Pos-Kupang, Kamis (28/10/2021).

Baca juga: Gerebek Judi Sabung Ayam di Pau, Kapolres Anton; Tidak Ada Toleransi Segela Bentuk Perjudian

Dikatakan Apin,  yang namanya perjudian jenis apapun juga harus diberantas karena  perjudian itu lebih kejam sehingga perlu dihilangkan di wilayah Kabupaten Malaka

"Sekali lagi saya sebagai tokoh pemuda sangat mengharapkan, agar Polres Malaka melalui bapak kapolres,  tolong jangan hanya kelas ikan teri saja yang ditangkap.  Tetapi kami minta supaya yang kelas kakap juga ditangkap jika mereka  belum sadar dan masih melawan instruksi Bapak Kapolres," ujar Apin.

Dirinya berharap agar teman, saudara-saudara yang masih menjalani kegiatan ini agar segera stop. 

Pasalnya, kata Apin, dirinya adalah mantan penjudi kelas kakap dan Bandar judi kupon Putih yang sudah berhenti dari segala jenis perjudian, telah merasakan bahwa judi tidak memberi keuntungan apapun.

"Karena  judi mencabut dan mengubah segala yang kamu miliki yaitu: Ekonomi kamu, Karakter kamu, Wawasan kamu, kamu dijauhi keluarga. Kamu bakalan kehilangan kepercayaan, generasi penerus kamu bisa hilang masa depannya.Mengurangi waktu kamu bersama keluarga terutama istri dan anak-anakmu dan bahkan dapat merusak, mengorbankan keluarga yang kamu cintai," pesan Apin.

 Apin mengatakan jika yang melakukan perjudian  terlambat sadar dari mimpi  ingin menjadi kaya dari hasil judi, dirinya meminta agar  Stop judi dan kerja yang halal.

"Hasilkan sedikit uang dengan keringat sendiri  lebih bernilai daripada mendapatkan hasil yang banyak melalui judi tetapi hanya dianggap sampah atau tak bernilai, karena uang judi bukan hasil dari kerja keras kita," ujar Apin.

Sebagai rakyat Malaka, Dirinya  memohon kepada pemerintah, DPRD dan para tokoh agama supaya  turut bekerja sama dengan Polres Malaka untuk mensosialisasikan di setiap kegiatan bahwa  segala bentuk perjudian di Kabupaten Malaka tidak membawa kebaikan sehingga dihentikan.

Apin mencontohkan, di Pulau Flores hampir 70 persen  ekonomi rakyatnya berhasil dan daerahnya maju pesat.

Ini karena tokoh agama dan pemerintah disana bekerja sama untuk menekan segala jenis perjudian. 

"Sekali lagi terima kasih kepada Bapak Kapolres Malaka, dan beserta jajarannya yang telah bekerja keras dalam memberantas perjudian di Kabupaten Malaka," ujar Apin.(*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved