Breaking News:

Berita Malaka

Ansy Lema Dukung KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Bawang Merah di Malaka

Ansy Lema mendukung langkah KPK mengambil alih dan mengusut tuntas dugaan korupsi bawang merah di Kabupaten Malaka

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Kanis Jehola
Halaman Facebook Yohanis Fransiskus Lema S.IP, M.Si.
Yohanis Fransiskus Lema (Ansy Lema) anggota DPR RI. 

Usut Para Aktor Korupsi

Ansy meminta KPK untuk mengurai, mengusut dan menindak tegas para aktor pelaku korupsi bawang merah di Malaka. Dalam hitungan KPK, kerugian negara dalam dugaan kasus korupsi bawang merah mencapai Rp 5,2 miliar. KPK tidak boleh bertindak diskriminatif, tetapi bersikap obyektif dan transparan dalam mengadili para terduga koruptor berdasarkan fakta-fakta persidangan. Penindakan tegas kepada para pelaku adalah momentum tepat untuk melakukan reformasi birokrasi di Malaka yang bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

“Kerugian negara 5,2 miliar adalah angka yang besar. Jangan sampai ada pelaku korupsi yang disembunyikan atau tidak ditindak karena punya lobby politik, jabatan, atau kemampuan finansial. Penindakan tegas terhadap aktor-aktor korupsi merupakan bagian integral dari upaya mereformasi Malaka dari praktik-praktik korupsi,” kata Ansy.

Korupsi pangan, kata Ansy, perlu ditindak dengan tegas karena menghambat produktivitas pangan dan menyengsarakan petani. Saat ini, di tengah Pandemi, masyarakat mengalami kesulitan bahan pangan, bahkan mengalami kelaparan. Pelaku korupsi melawan hukum dan tidak punya sensivitas kepada persoalan kemanusiaan. Karena itu, proses hukum yang adil dan tegas kepada para pelaku harus memberikan efek jera, agar tidak diulangi lagi di masa yang akan datang.

“Bung Karno mengatakan, pangan adalah mati hidupnya sebuah bangsa. Korupsi pangan tidak hanya menyengsarakan petani, melanggar prinsip kemanusiaan, juga membayakan bangsa. Karena itu, tidak boleh ada kompromi kepada pelaku korupsi pangan, supaya ada efek jera. Penegakkan hukum kepada pelaku korupsi pangan tidak boleh ditawar-tawar,” tutupnya. (*)

Baca Berita Malaka Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved