Breaking News:

Berita Sumba Barat

Tiga Bupati Pulau Sumba Dukung Penuh Program Kartu Prakerja

Tiga bupati di Pulau Sumba menghadiri dialog dengan perwakilan penerima Kartu Prakerja

Penulis: Petrus Piter | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/PETRUS PITER
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Emanuel Melkiades Laka Lena, Direktur Eksekutif Kartu Prakerja Kementerian Koordinator Perekonomian RI, Denni Puspa Purbasri, Deputi IV Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, Rudy Salahuddin, Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, S.H-John Lado Bora Kabba, Bupati SBD, dr.Kornelius Kodi Mete dan Bupati Sumba Tengah, Drs.Paulus SK Limu. Dan dari pihak perbankan dalam hal ini BNI 46 yakni I Gusti Nyoman Dharma putra selaku pemimpin BNI wilayah Bali, NTT dan pemimpin bank BNI 46 Pripinsi NTT, Sapta Rohi dan sejumlah pihak terkait lainnya pada acara temu muka penerima kartu prakerja di hotel Lelewatu Sumba Barat, NTT, Rabu 27 Oktober 2021 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM, WAIKABUBAK - Tiga bupati di Pulau Sumba menghadiri dialog dengan perwakilan penerima Kartu Prakerja dari empat kabupaten di Pulau Sumba di hotel Lelewatu Resort, Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur, Rabu, 27 Oktober 2021.

Bupati Sumba Barat Yohanis Dade dalam kesempatan itu memaparkan bahwa dari 62.936 angkatan kerja di Sumba Barat, pekerja terbesar dari sektor pertanian sejumlah 33.580 orang.

“Kami menyampaikan terima kasih karena 1.919 warga kami bisa diterima sebagai peserta Kartu Prakerja. Besar harapan kami agar program ini bisa menyentuh lebih banyak penerima manfaat, terutama bagi Tenaga Kerja Indonesia asal Sumba Barat yang dipulangkan dari negara tujuan akibat pandemi,” kata Yohanis Dade.

Sementara itu Bupati Kabupaten Sumba Barat Daya, Kornelius Kodi Mete menyatakan bahwa di NTT banyak lowongan pekerjaan, tapi sebagian besar angkatan kerja belum berdaya untuk bisa menembus kebutuhan pasar kerja.

Baca juga: Hari Ini DPRD Sumba Timur Gelar Klarifikasi dan RDP Pengiriman Kuda Betina Ke Luar Pulau Sumba 

“Kami bertekad untuk berontak dari kemiskinan. Tidak boleh ada sarjana menganggur. Terima kasih Kartu Prakerja yang telah membantu meningkatkan kompetensi angkatan kerja di Pulau Sumba,” kata lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada itu.

Suara senada datang dari Bupati Sumba Tengah Paulus SK Limu yang mengungkapkan bahwa wilayahnya merupakan kabupaten termiskin di NTT, dengan 34 persen angka kemiskinan di sana.

“Terima kasih atas perhatian pemerintah melalui Program Kartu Prakerja. Ini adalah program yang punya hati melayani bagi sesama. Kita sadar, investasi paling mulia di dunia ini bukanlah tambang atau infrastruktur, tapi pembangunan sumber daya manusia,” tegasnya.

Staf Ahli Bupati Sumba Timur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya, Manusia Syane Tamu Ina juga menyampaikan rasa syukur karena kabupatennya menjadi penerima terbanyak Kartu Prakerja se-Pulau Sumba dengan 10.138 peserta.

“Jumlah penduduk Sumba Timur cukup banyak dengan wilayah paling luas se-Pulau Sumba. Semoga jumlah penerima Kartu Prakerja terus meningkat, sehingga angkatan kerja di daerah kami dapat mengembangkan kreativitas dan menangkap peluang-peluang kerja yang didapat melalui beragam pelatihan di ekosistem Kartu Prakerja,” katanya.

Baca juga: Kisah SID Mengajarkan Keterampilan dan Manajemen Bisnis kepada Peternak dan Penenun di Pulau Sumba

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved