Breaking News:

Berita Kota Kupang

Pemkot Kupang Batasi Acara Lain di Perayaan Natal dan Tahun Baru

ditemukan adanya klaster baru maka pemerintah kota Kupang akan mengeluarkan instruksi untuk melarang acara pesta.

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Wakil Walikota Kupang dr. Herman Man saat memberi keterangan kepada wartawan Jumat 23 Juli 2021. 

Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG-- Perayaan Natal tahun 2021 dan Tahun baru 2022 (Nataru) di Kota Kupang, akan tetap dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat.

Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, membatasi silahturahmi di acara Nataru itu. 

Dalam arahan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, maka daerah-daerah yang merayakan hari raya natal dan tahun baru, harus tetap dijaga ketat.

"Sesuai instruksi tersebut  maka untuk kegiatan ibadah natal dan tahun Baru diperbolehkan tetapi tidak ada kegiatan yang mengumpulkan banyak orang. Masih tersisa 1 bulan terakhir, kita akan terus evaluasi," kata Wakil Wali Kota Kupang, dr Hermanus Man, Selasa 26 Oktober 2021. 

Baca juga: 272.161 Warga Kota Kupang Sudah Dapat Vaksinasi Dosis I

Situasi di Kota Kupang memang saat ini terkendali dan menerapkan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2. Namun kondisi ini jangan sampai membuat masyarakat lengah dan terlena.

"Bisa saja karena kelalaian dan euforia berlebihan maka muncul virus varian baru. Karena itu, kita harus menjamin bahwa protokol kesehatan tidak kendor.  Kita harus akui bahwa memang banyak pesta yang digelar dan melanggar protokol kesehatan,  dan itu memang sulit dihindarkan, tetapi yang paling penting tidak ada klaster pesta," ujarnya.

Herman Man menegaskan, jika ditemukan adanya klaster baru maka pemerintah kota Kupang akan mengeluarkan instruksi untuk melarang acara pesta.

Herman Man menjelaskan, untuk capaian vaksinasi di Kota Kupang yang sudah mencapai 81, 71 persen dosis pertama dan dosis ke dua  mencapai 54, 97 persen.

Baca juga: Kota Kupang Bebas Zona Merah, Begini Posisi Zona Pandemi Covid-19 di Kota Kupang 24 Oktober 2021

Karena itu, Pemkot Kupang,  menetapkan target capaian sampai akhir Desember dosis pertama harus mencapai di atas 90 persen dan dosis ke dua diatas 70 persen.

"Apakah dengan capaian tersebut kota Kupang sudah mencapai herd immunity atau belum, nantinya akan ditentukan oleh Kementerian Kesehatan RI," tegas Herma Man.

Hermanus mengaku, dalam waktu dekat, akan digelar rapat bersama dengan semua Kepala Puskesmas,  untuk menyiapkan data by name by address, per kelurahan,  jenis vaksin kedua dan jadwal pelayanan vaksinasi bulan November dan Desember.

"Jadi misalnya jadwal cinovac dosis kedua siapa saja sasarannya, di kelurahan mana, akan digelar vaksinasi di kelurahan tersebut, juga melibatkan TNI dan Polri,  agar jarak antara dosis pertama dan dosis kedua tidak terlalu jauh," terangnga.

Menurutnya, jarak antara dosis pertama dan dosis kedua untuk vaksin jenis Astra Zeneca, memang sangat jauh yaitu berkisar 2 sampai 3 bulan sehingga terjadi perbedaan capaian vaksin dosis pertama dan ke dua. (*)

Berita Kota Kupang Terkini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved