Breaking News:

Berita Belu

Penyelidikan Satu Kasus Dana Desa di Belu Dihentikan 

Kejaksaan Negeri Belu hanya menangani satu kasus dugaan tindak pidana korupsi dana desa yang terjadi Kabupaten Belu yaitu, Desa Leuntolu

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp.PD dan Kepala Kejaksaan Negeri Belu, Alfonsius G. Loe Mau, SH,MH teken Memorandum of Understanding (MoU), Senin 19 Juli 2021. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Selama 2021, Kejaksaan Negeri Belu hanya menangani satu kasus dugaan tindak pidana korupsi dana desa yang terjadi Kabupaten Belu yaitu, Desa Leuntolu, Kecamatan Raimanuk. 

Penyelidikan kasus dihentikan atau SP3 karena semua kekurangan yang terjadi sudah dilengkapi pihak terperiksa. 

"Semua kami nangani. Di Belu kami lakukan penyelidikan satu kasus di Desa Leuntolu. Tapi semua sudah dilengkapi kekurangan-kekurangannya sehingga penyelidikan dihentikan", kata Kajari Belu, Alfons G. Loe Mau, SH, MH saat dikonfirmasi Pos Kupang. Com, Selasa 19 Oktober 2021.

Kata Kajari, kasus dugaan tindakan pidana korupsi dana Desa Leuntolu ditangani Kejari Belu tahun 2021. Kasus ini berkaitan dengan proyek pembangunan 35 unit Lopo dengan total anggaran 600 juta.

Baca juga: Kasus Dana Desa Maktihan-Malaka Ditingkatkan ke Penyidikan

Proyek ini dilaporkan masyarakat ke Kejari Belu karena ada indikasi penyelewengan sehingga jaksa melakukan penyelidikan. Dalam penyelidikan, pihak terperiksa memiliki niat baik untuk membenahi kekurangan-kekurangan. 

Hal ini menjadi pertimbangan jaksa untuk menghentikan penyelidikan kasus tersebut. 

Sejauh ini lanjut Kejari, belum kasus baru dana desa di Kabupaten Belu yang sedang ditangani jaksa.  "Untuk sementara tidak kasus baru", kata Kajari Belu. 

Kajari mengharapkan kepada pemerintah desa agar mengelola dana desa sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku untuk menghindari penyimpangan. 

Sebelumnya, Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp.PD dan Kepala Kejaksaan Negeri Belu, Alfonsius G. Loe Mau, SH,MH menandatangani Memorandum of Understanding (MoU). 

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved