Breaking News:

Berita Sumba Timur

Kawal Aksi Demonstrasi di Sumba Timur, Kapolres Handrio Minta Pendemo Tidak Anarkis  

Kapolres Sumba Timur, AKBP Handrio Wicaksono meminta para demonstran tidak melakukan tindakan anarkis

Penulis: Ryan Nong | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Kapolres Sumba Timur AKBP Handrio Wicaksono disamping pejabat utama saat menerima para demonstran di gerbang Mapolres Sumba Timur pada Senin 18 Oktober 2021. 

Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Ryan Nong 

POS-KUPANG.COM, WAINGAPU -- Kapolres Sumba Timur, AKBP Handrio Wicaksono meminta para demonstran dari Aliansi Peduli Masyarakat Sumba Timur tidak melakukan tindakan anarkis selama melakukan aksi demonstrasi pada Senin, 18 Oktober 2021.

Kapolres meminta para pendemo tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama aksi demonstrasi di wilayah itu. 

Hal itu disampaikan Kapolres Handrio saat menerima para pendemo di gerbang Mapolres Sumba Timur, Senin siang. 

Selain meminta untuk menjaga keamanan dan ketertiban, orang nomor satu di Polres Sumba Timur itu juga meminta para pendemo tetap menjaga protokol kesehatan dengan tetap mengenakan masker dan menjaga jarak selama demonstrasi.

Baca juga: Aksi Demonstrasi PMKRI Flotim Soroti Penggunaan Anggaran Covid-19 dan LKPj Bupati 2020

Dalam mengawal dan mengamankan aksi demonstrasi yang dilakukan oleh Aliansi Peduli masyarakat Sumba Timur, Polres Sumba Timur menerjunkan personel Polwan sebagai negosiator dan gabungan personel Polres Sumba Timur dan Polsek Waingapu Kota untuk mengamankan dan mengawal pelaksanaan aksi demonstrasi. 

Terkait tuntutan aksi yang disampaikan Aliansi Peduli Masyarakat Sumba Timur, Kapolres Handrio mengatakan akan memperhatikan tuntutan tersebut. Kapolres memahami apa yang menjadi maksud dan tujuan aliansi, namun demikian, pihak polres tetap mengikuti prosedur dan melaporkan ke atasan di Polda NTT. 

"Kita ikut prosedurnya, pihak Polres Sumba Timur akan berupaya memenuhi tuntutan dan berjanji akan segera melaksanakan Tahap II dalam waktu sampai akhir bulan Oktober 2021," ungkap Kapolres Handrio. 

Aksi demonstrasi yang dilakukan di tiga titik yaitu Polres Sumba Timur, Kantor Kejaksaan Negeri Waingapu dan Kantor DPRD Kabupaten Sumba Timur, dikawal ketat anggota kepolisian. 

Pendemo melakukan long march dari sekretariat Aliansi Peduli Masyarakat Sumba Timur menuju Mapolres. Setelah orasi dan berdialog bersama Kapolres dan jajaran, pendemo melanjutkan long march ke Kantor Kejari Sumba Timur dan DPRD Sumba Timur. Para pendemo terdiri dari sekira 30an anggota Aliansi dengan membawa spanduk dan pamflet. (*) 

Baca Berita Sumba Timur Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved