Breaking News:

Laut China Selatan

Update Laut China Selatan: Kapal Perang AS dan Kanada Berlayar Melalui Selat Taiwan, China Marah

Di tengah meningkatnya ketakutan akan bentrokan militer, kapal perang AS dan Kanada berlayar melalui selat Taiwan pekan lalu.

Editor: Agustinus Sape
Haydn N. Smith/US Navy via AP
Kapal induk kelas Nimitz USS Carl Vinson (CVN 70), kapal penjelajah rudal kelas Ticonderoga USS Lake Champlain (CG 57), dan kapal perusak rudal kelas Arleigh Burke USS Chafee (DDG 90) melakukan upacara kelulusan dengan kapal perusak kelas Murasame JMSDF JS Ikazuchi (DD 107) dan kapal perusak rudal kelas Kongo JS Chokai (DDG 176) di Samudra Pasifik, 19 September 2021. 

Update Laut China Selatan: Kapal Perang AS dan Kanada Berlayar Melalui Selat Taiwan, China Marah

POS-KUPANG.COM - Di tengah meningkatnya ketakutan akan bentrokan militer, kapal perang AS dan Kanada berlayar melalui selat Taiwan pekan lalu.

Militer AS mengatakan kapal perusak rudal kelas Arleigh Burke USS Dewey mengalir melalui jalur air yang memisahkan China dari Taiwan yang diperintah secara demokratis Kamis dan Jumat lalu.

Fregat Kanada HMCS Winnipeg juga menemani USS Dewey dalam perjalanan tersebut, lapor Reuters.

“Transit Dewey dan Winnipeg melalui Selat Taiwan menunjukkan komitmen Amerika Serikat dan sekutu serta mitra kami untuk Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka,” tambahnya.

Ini terjadi ketika ancaman perang membayangi selat Taiwan, dengan China mengirim rekor jumlah pesawat tempur ke Zona Identifikasi Pertahanan Udara (ADIZ) negara pulau itu.

Beijing memicu ketegangan lebih lanjut di kawasan itu ketika Presiden China menyerukan reunifikasi Taiwan.

Namun, Taiwan menegaskan kembali bahwa mereka tidak akan tunduk pada tekanan China.

Namun, transit kapal perang telah membuat marah China, yang menyebutnya sebagai "ancaman bagi perdamaian dan stabilitas."

"Amerika Serikat dan Kanada berkolusi untuk memprovokasi dan menimbulkan masalah... sangat membahayakan perdamaian dan stabilitas Selat Taiwan," kata Komando Teater Timur Tentara Pembebasan Rakyat China.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved