Siapa Bakal Ketua Demokrat NTT? Jefry Ingat Pesan AHY Jaga Kekompakan

Kader Partai Demokrat di NTT tetap tenang dan menjaga kekompakan sesuai dengan arahan Ketua Umum Partai Demokrat AHY.

Penulis: Gerardus Manyela | Editor: Gerardus Manyela
Pos-Kupang.Com/ISTIMEWA
SALAM DEMOKRAT -Jefry Riwu Kore (ketiga kiri) bersama pengurus dan petinggi Partai Demokrat mengikrarkan salam partai. 

Laporan Wartawan POS KUPANG.COM, Gerardus Manyella

POS KUPANG.COM, KUPANG -Pelaksaan Musyawarah Daerah (Musda) IV Partai Demokrat NTT sudah selesai, Jumat (15/10/2021).

Hasilnya dua calon yaitu incumbent Ketua DPD yang juga Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore dan Anggota DPRD NTT, Leonardus Lelo ditetapkan sebagai calon Ketua DPD Demokrat NTT periode 2021-2026.

Usai ditetapkan langkah berikutnya kedua calon akan mengikuti fit and proper test di DPP Demokrat. Aturan tersebut seperti yang dikatakan Kepala BPOKK, Herman Khaeron yang tertuang dalam AD ART Partai Demokrat.

Untuk itu sebagai calon yang juga mantan Ketua DPD NTT Jefry Riwu Kore meminta kader Partai Demokrat di NTT tetap tenang dan menjaga kekompakan sesuai dengan arahan Ketua Umum Partai Demokrat AHY.

Menurut Jeriko, kader tetap bersatu dan kompak siapapun kelak nanti pimpin Partai Demokrat NTT berdasarkan keputusan dari DPP.

"Kita harapkan mengikuti arahan Pak Ketum AHY menjaga kekompakan untuk menuju kemenangan Partai Demokrat 2024. Karena ancaman Partai Demokrat bukan diinternal melainkan diluar," tegas Jeriko kepada wartawan, Sabtu, 16 Oktober 2021.

Disisi lain ia juga meminta tidak ada lagi stateman yang memperkeruh usai Musda.

"Semua kader harus tenang dan menjaga kesolidan partai. Karena pesan Ketum AHY kemarin bahwa kita harus jaga persaudaraan, karena musuh kita ada di luar bukan di dalam rumah sendiri," katanya.

Bagi Jeriko tidak dipungkiri adanya perbedaaan dalam demokrasi, namun hal tersebut masih bisa dimusyawarahkan dengan baik.

"Semua perbedaan pendapat tentang Musda sudah harus diakhiri, karena forum ini sudah berakhir kemarin. Hasil Musda pun telah diserahkan kepada DPP untuk proses selanjutnya.
Mari kita percayakan kepada DPP untuk proses lebih lanjut. Kita jangan lagi ikuti jejak para pembegal partai yang selalu mempersoalkan apa yang sudah menjadi aturan organisasi," kata mantan anggota DPR RI Komisi X ini.

Bagi Jeriko, semua kader Demokrat, apalagi pemegang hak suara agar menghargai hasil Musda yang telah terselenggara dengan baik dan mendapat apresiasi dari Ketua Umum AHY. Apapun keputusan Musda merupakan keputusan bersama Demokrat NTT, namun keputusan akhir tetap ada di DPP Partai Demokrat.

"Kita percayakan ke DPP dan Pak Ketum. Dan, tidak lagi yang mempersoalkan keabsahan SK DPC Rote Ndao, Malaka dan Manggarai Timur, silakan baca diktum keempat dalam SK tersebut. Jangan hitung tanggal berakhirnya SK saja. Dan, juga buktinya DPP masih mengakui dan bahkan telah menerima dukungan tersebut, tidak saja pada Musda ini, tapi juga untuk proses hukum di pengadilan oleh DPP menghadapi gugatan Moeldoko, cs," jelasnya. (*)



Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved