Breaking News:

Berita Pemprov NTT

Pameran Bonsai Murni Pertama di NTT untuk Edukasi 

kalau saya buat lagi yang berikut tidak mungkin sama pasti pohonnya beda, karakternya beda

Penulis: Michaella Uzurasi | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/MICHAELLA UZURASI
Pameran Bonsai di Halaman Kantor Gubernur NTT 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Michaella Uzurasi

POS-KUPANG.COM, KUPANG -- Komunitas Kupang Pung Bonsai (KPB) menggelar pameran bonsai pertama di Nusa Tenggara Timur (NTT) selama dua hari, Sabtu, 16 Oktober hingga Minggu, 17 Oktober 2021. 

Ketua KPB, George Markus Bunga menjelaskan, untuk pameran Bonsai murni yang ada di NTT, ini merupakan yang pertama kali digelar. 

"Memang banyak pameran bonsai, cerita beberapa senior pernah ada pameran bonsai tapi itu nebeng, misalnya dengan tanaman hias atau saat pameran 17 Agustus diberi satu tempat untuk bonsai. Tapi kalau murni bonsai ini yang pertama di NTT dan itu juga diakui oleh teman - teman dari Soe dari Rote dan lain - lain," kata George.

Dia menegaskan, pameran bonsai kali ini untuk edukasi sehingga masyarakat bisa datang melihat dan mempelajari seluk beluk bonsai.

"Misalnya ada orang di rumah punya pohon tapi belum bisa bentuk, komunitas KPB bersedia kita hadir kasih edukasi, kasih bentuk, mudah - mudahan pohon itu bisa jadi baik dan akhirnya tertarik," ujar George.

Peserta pameran sendiri berjumlah 90 orang dari beberapa komunitas baik dari Kota Kupang maupun dari beberapa kabupaten dan 325 koleksi yang dipamerkan yang terdiri dari berbagai jenis bonsai. 

Baca juga: Pemdes Benteng Tawa I Riung Ngada Apresiasi Pemprov NTT Tingkatkan Kualitas Jalan

"Dari Kupang ada dua komunitas, Kupang Pung Bonsai (KPB) Garasi Hijau, Komunitas Baun, Bonsai Pah Timor (Bopati) dari TTS, dari Malaka, Bonsai Malaka Club (BMC) Lembata dan Sabu dengan para seniman bonsai yang tidak tergabung dalam komunitas," jelas George.

Lanjut dia, pohon yang ada dalam pameran ini adalah pohon asli NTT yang hidup di NTT, salah satunya adalah Santigi, juga pohon yang tidak pernah dibayangkan bisa menjadi bonsai seperti asam dan pohon tinta. 

"Orang kan tidak pernah bayangkan bahwa ini pohon (pohon tinta) bisa jadi bonsai tapi pameran hari ini mau menunjukkan jenis bonsai dan proses pembuatan bonsai," ujarnya. 

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved