Breaking News:

Berita Belu

Permohonan Indikasi Geografis Tenun Belu Butuh Perbaikan

Permohonan Indikasi Geografis (IG) Tenun Belu, Kabupaten Belu masih terdapat kekurangan sehingga dibutuhkan perbaikan. 

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Ferry Ndoen
POS KUPANG. COM/TENI JENAHAS
WORKSHOP---Peserta Workshop Promosi dan Diseminasi Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) Tenun Belu, di Gedung Betelalenok Atambua, Jumat 15 Oktober 2021 

Permohonan Indikasi Geografis Tenun Belu Butuh Perbaikan

Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Teni Jenahas

POS KUPANG.COM| ATAMBUA---Permohonan Indikasi Geografis (IG) Tenun Belu, Kabupaten Belu masih terdapat kekurangan sehingga dibutuhkan perbaikan. 

Ada enam poin yang harus diperbaiki oleh pemerintah dalam dokumen deskripsi permohonan IG tersebut. 

Pertama, pengurus IG di Kabupaten Belu sebaiknya dikelola langsung oleh penggiat tenun yang dibuktikan dengan akta notaris dan peraturan kepala daerah. 

Kedua, uraian karakteristik dan kualitas tenun Belu lebih diperjelas. Hal ini yang membedakan hasil Tenun Belu dengan Tenun dari daerah lain. 

Ketiga, uraian batas wilayah IG seharusnya dilampirkan dengan peta wilayah penghasil Tenun Belu yang disahkan pejabat berwewenang. Keempat uraian metode pengawasan kualitas lebih diperjelas lagi. Kelima mempersiapkan pembuatan kartu anggota seluruh organisasi masyarakat perlindungan indikasi geografis. Keenam, menyiapkan lampiran daftar pengrajin di Kabupaten Belu. 

Diharapkan perbaikan Dokumen deskripsi ini diselesaikan dalam waktu tidak terlalu lama. Apabila tidak diselesaikan maka sesuai ketentuan pasal 7 ayat 3 Peraturan Pemerintah Nomor 51 tahun 2007, permohonan IG akan ditarik kembali. 

Hal ini disampaikan Kepala Sub Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Kanwil Kemenkum HAM NTT, Dra. Dientje Bule Logo, SH, M.Si dalam laporan pada acara Workshop Promosi dan Diseminasi Kekayaan Intelektual Komunal (KIK). Workshop dilaksanakan di Gedung Wanita Betelalenok Atambua, Jumat 15 Oktober 2021.

Kata Dientje, Pemerintah Kabupaten Belu telah mengajukan permohonan Indikasi Geografis, 20 Maret 2020 dengan nomor  E-IG.07.2020.000011.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved