Breaking News:

Berita Belu

Pemkab Belu Kembangkan  Pertanian Atasi Kemiskinan

kolaborasi dan sinergitas antara pemerintah, masyarakat dan stakeholder itu yang membuat kita cepat maju

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp. PD memaparkan strategi pemerintah membangun daerah agar cepat maju di Hotel Matahari, Kamis 14 Oktober 2021. 

Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Teni Jenahas

POS KUPANG.COM, ATAMBUA--Pemerintah Kabupaten Belu dibawa kepemimpinan Bupati, dr. Agustinus Taolin, Sp. PD dan Wakil Bupati, Drs. Aloysius Haleserens, MM terus berupaya mengentaskan kemiskinan di wilayahnya. 

Sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Belu, prosentase penduduk miskin di Kabupaten Belu dalam tiga tahun terakhir mengalami penurunan.

Tahun 2018 prosentase penduduk miskin 15,70 persen, 2019 menurun ke 15,54 persen dan 2020 menurun menjadi 15,37 persen. Saat ini jumlah penduduk miskin di Kabupaten Belu 34 ribu jiwa. 

Untuk menekan angka kemiskinan, pemerintah mengintervensi dengan berbagai program strategis diantara intensifikasi dan ekstensifikasi pertanian

Baca juga: DPP PDIP akan Beri Sanksi Pendukung Ganjar & Puan Jika Masih Deklarasi Sebelum Ada Keputusan Ketum

Program ini sedang dilaksanakan Pemkab Belu saat ini. Pemerintah telah merapatkan barisan untuk menghadapi musim tanam pertama (MT1) tahun 2021-2022.

Kongkret dari program ini yaitu, pemerintah mengoptimalkan pengolahan lahan yang sudah ada serta memperluas lagi lahan pertanian.

Peningkatan lahan pertanian yang sungguh signifikan itu terjadi lewat program Food Estate seluas 53 haktare untuk tanaman hortikultura. 

Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp. PD saat kegiatan rakor bersama Kementerian Dalam Negeri, Kamis 14 Oktober 2021 mengatakan, visi pemerintahan saat ini yakni, mewujudkan masyarakat Belu yang sehat, berkarakter dan kompetitif.

Baca juga: Update Covid-19 Di Belu : Pasien Positif Berangsur Sembuh

Visi ini sudah dijabarkan dalam misi pembangunan kemudian di perdalam lagi dalam bentuk program-program kegiatan. 

Program yang dilaksanakan itu seperti pengobatan gratis, peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, beasiswa, pertanian hortikultura, peternakan, perikanan UMKM, infrastruktur, pariwisata dan program lainnya. 

Bupati mengungkapkan, komitmen pemerintah untuk memajukan daerah Belu sangat tinggi. Bahkan tiap hari, ia selalu memotivasi pimpinan OPD, ASN agar bekerja lebih cepat. Pemerintah juga meminta dukungan masyarakat dan stakeholder. 

"Kerja sama, kolaborasi dan sinergitas antara pemerintah, masyarakat dan stakeholder itu yang membuat kita cepat maju", ungkapnya. 

Baca juga: Kanwil Kemenkum HAM NTT Workshop Promosi Kekayaan Intelektual di Belu

Bupati juga mengharapkan dukungan pemerintah pusat untuk mempercepat kemajuan Kabupaten Belu sebagai daerah perbatasan RI-RDTL. (*)

Berita Belu Terkini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved