Breaking News:

Berita Flores Timur

Pemda Flotim Akan Renovasi Rumah Baskara Atlet Sepakbola PON Papua

Tugas pak kadis amankan dua rumah ini, Baskara dan Arianto. Koordinasi dengan kades dan camat.

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/AMAR OLA KEDA
Wakil No Flotim, Agustinus Payong Boli didampingi Camat Kelubagolit, Lamber Agang Ul'ing pose bersama Baskara dan ayahnya di rumah Baskara di desa Nisa Karang 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Amar Ola Keda

POS-KUPANG.COM, ADONARA-- Baskara Tri Agil Mandala merupakan satu-satunya pemain sepakbola asal Flores Timur (Flotim) yang masuk dalam skuad tim NTT yang diboyong ke PON XX Papua 2021. 

Selain tercatat sebagai pemain Perseftim, pemain Dollar FC ini juga menorehkan sejarah menjadi pesepakbola Flotim pertama yang masuk dalam atlet PON. 

"Sejak Flotim ini berdiri, baru Baskara yang menjadi atlet PON," ujar Wakil Bupati Flores Timur, Agustinus Payong Boli saat mengantar Baskara ke kediamannya di Desa Nisa Karang (Dua), Kecamatan Kelubagolit, Selasa 12 Oktober 2021. 

Namun, di balik prestasinya, kehidupan anak didik Riesman Bahi ini sangat memprihatinkan. Ayahnya benama, Agus Haryatna merupakan seorang buruh tani di desa itu. Sedangkan ibunya Siti Hawa Somi Payon hanya sebagai ibu rumah tangga biasa. 

Keluarga sederhana ini hidup di sebuah rumah tak layak huni di Desa Nisa Karang (Dua). Dinding rumah itu terbuat dari pelepah bambu yang dalam bahasa setempat biasa disebut, keneka. Sementara atapnya dari asbes yang sudah berlubang karena termakan usia. 

Baca juga: Baskara Mandala, Pesepakbola PON Papua Asal Flores Timur Dijemput Pemda Flotim

Untuk berlindung dari panas dan hujan, ayah Baskara membentang sebuah terpal di bawah atap dapur tempat masak sang ibu. 

"Beginilah kondisi rumah kami. Bapak mereka seharusnya tidak layak duduk di sini," ujar kakek Baskara saat menyambut kedatangan Wakil Bupati Agus Boli dan Camat Kelubagolit, Lamber Agang Ul,ing. 

Setelah memperhatikan kondisi rumah Baskara, Wakil Bupati Agus Boli berjanji akan membangun rumah yang layak untuk Baskara. Di hadapan keluarga Baskara, ia langsung menelepon Kepala Dinas Perumahan Flotim, Edu Fernandez untuk segera berkoordinasi dengan camat dan kepala desa. 

Selain Baskara, ia juga meminta dinas perumahan merenovasi rumah, salah satu atlet sepakbola asal Nisa Karang, Arianto Goran. Arianto juga merupakan atlet PON cabang olahraga sepakbola yang gagal merumput lantaran cedera saat menjalani sesi latihan di Kupang.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved