Breaking News:

Berita Pemprov NTT

Ketua Panitia Pemilihan Rektor : Kita Harapkan Satu Dua Minggu Kedepan Sudah Bisa Pemilihan 

Dari senat universitas sendiri, ada 51 pemilih dan dari Kementerian 27 pemilih sehingga total pemilih sebanyak 78 orang. 

Penulis: Michaella Uzurasi | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/MICHAELLA USURASI
Ketua Panitia Pemilihan Rektor Undana Dr. Siprianus Suban Garak, M.Sc 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Michaella Uzurasi

POS-KUPANG.COM, KUPANG-- Tiga calon Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana), Dr. Maxs U. E. Sanam M.Sc, Dr. Franky Telupere, M.Sc dan Dr. Yendris Syamrud M.Kes telah melewati sesi wawancara dengan perwakilan Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti), Rabu, 13 Oktober 2021. 

Ketua Panitia Pemilihan Rektor Undana, Dr. Siprianus Suban Garak, M.Sc kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis, 14 Oktober 2021, mengatakan, ketiga calon rektor diwawancarai oleh 5 orang perwakilan Kementerian Ristek Dikti diantaranya Sekjen Kemenristekdikti, Irjen Kemenristekdikti, Biro SDM Kemenristekdikti dan Staf Khusus Menteri (SKM). 

Proses wawancara dilakukan satu per satu terhadap ketiga calon dengan jangka waktu 25 menit per orang. 

"Wawancara ini termasuk pendalaman dari CV dan syarat - syarat yang sudah diajukan sebelumnya dan setelah wawancara juga mereka mendalami lagi lalu dari semua itu baru menteri menentukan pilihannya yang mana," kata Sipri. 

Setelah proses wawancara, kata Sipri, proses pemilihan bisa cepat dilangsungkan. 

Baca juga: Dies Natalis ke-59, Rektor Undana Kupang Beber Sejumlah Keberhasilan Undana

"Mudah - mudahan dalam waktu dekat, mungkin satu dua minggu kedepan kita bisa melakukan pemilihan akhir," ujarnya. 

Sipri menjelaskan, pihak Kementerian meminta jika angka kasus Covid-19 masih tinggi, disarankan untuk melakukan pemilihan secara online dengan e-voting dan pihak Undana menyiapkan rancangan sistemnya namun karena saat ini Kota Kupang sudah turun level PPKM ke level 2, pihak Undana meminta pemilihan dilakukan secara langsung. 

Kementerian sendiri, kata Sipri, memiliki hak suara sebesar 35 persen sementara senat universitas memiliki hak suara sebesar 65 persen. 

"Kementerian memberikan suara 35 persen apakah akan (diberikan) full di satu orang atau akan dibagi - bagi itu terserah mereka," jelas Sipri.

Dari senat universitas sendiri, ada 51 pemilih dan dari Kementerian 27 pemilih sehingga total pemilih sebanyak 78 orang. 

Menurut Sipri, persentase suara menteri sangat besar sehingga jika 35 persen suara tersebut diberikan kepada satu calon saja maka meskipun sebelumnya sebelumnya calon tersebut mendapatkan suara hanya sedikit, bisa dipastikan menang dengan penambahan suara dari menteri. 

Baca juga: Elcid Li Bantah Ajak Ribut Rektor Undana Prof Fred Benu

"Kita minta paling lambat dalam bulan Oktober tetapi kembali lagi keputusan dari sana. Biasanya untuk memilih ini tidak terlalu sulit karena satu dua orang yang datang sudah cukup tetapi yang sulit adalah wawancara yang sudah dilakukan kemarin untuk menyatukan 6 - 7 orang untuk sama - sama hadir," ujar Sipri. 

"Yang kita harapkan semuanya bisa berjalan sehingga 6 Desember kita bisa pelantikan karena Rektor lama tanggal 5 sudah selesai masa jabatan," pungkasnya.(*)

Berita Pemprov NTT Terkini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved