Breaking News:

Berita Ende

Dishub Ende Butuh Rp.2 Miliar untuk Kembali Uji Kir, Sikka Lulus Akreditasi

dalam rapat kerja komisi II tersebut, pihaknya sudah mengusulkan pengadaan alat uji Kir di tahun 2022 nanti.

Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI
Kadis Perhubungan Kabupaten Ende, Mustaqim Mberu, Rabu 14 Oktober 2021. 

"Nah jadi sekarang untuk lima alat pengujian kita butuh anggaran sekitar dua setengah miliar rupiah. Saya sudah sampaikan ke Bupati, Sekda dan hari ini kami sampaikan ke Dewan," ujar Mustaqim.

Mustaqim mengatakan, selain soal PAD, pengujian Kir terutama untuk menjamin keselamatan. "Caranya bagaimana melalui pengujian," ungkapnya.

Kata Mustaqim, pengujian Kir untuk sementara pihaknya merekomendasikan dilaksanakan di Maumere, Kabupaten Sikka.

Baca juga: Ketua KONI Andre Koreh : NTT Alami Peningkatan Kualitas Pembinaan

Menurutnya, para pengendara tentu akan kewalahan, menyita waktu dan biaya, karena Maumere juga melayani beberapa kabupaten lain.

Di sisi lain, Kabupaten Sikka bisa meraup PAD dari pengujian Kir, sementara Dishub Ende hanya merekomendasikan pengujian Kir ke Maumere.

Menurutnya, sebelumnya, Kabupaten Ende bisa meraup PAD Rp. 400 hingga 500 juta per tahun dari pengujian Kir. Belum lagi kabupaten Ngada dan Nagekeo juga melakukan uji Kir di Ende.

Pemerintah Kabupaten Ende dan DPRD Ende, diharapkan memberi perhatian serius pada hal ini.

Lepas dari soal PAD, uji Kir penting untuk memastikan kendaraan yang beroperasi di jalan sudah sesuai dengan persyaratam, aman, serta layak berkendara di jalan.

Jenis kendaraan yang perlu mengikuti itu yakni, mobil sewa, taxi, mobil penumpang manusia, termasuk travel, mobil penumpang.

Selain itu, bus, mobil dan truk pengangkut barang, seluruh macam truk, pikup dan kendaraan khsusus seperti truk gandeng. (*)

Berita Ende Terkini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved