Breaking News:

Berita Ende

Dishub Ende Butuh Rp.2 Miliar untuk Kembali Uji Kir, Sikka Lulus Akreditasi

dalam rapat kerja komisi II tersebut, pihaknya sudah mengusulkan pengadaan alat uji Kir di tahun 2022 nanti.

Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI
Kadis Perhubungan Kabupaten Ende, Mustaqim Mberu, Rabu 14 Oktober 2021. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oris Goti

POS-KUPANG.COM, ENDE -- Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak bisa lagi menerima pengujian kelayakan kendaraan bermotor atau Kir.

Sebabnya, peralatan uji Kir Dishub Ende, tidak lulus akreditasi Kementerian Perhubungan. Dishub Ende tidak bisa layani uji Kir terhitung sejak 1 Januari 2021.

Sementara Kabupaten Sikka, kabupaten tetangga sudah lulus uji Kir dan saat ini melayani pengujian Kir dari berbagai kabupaten termasuk Kabupaten Ende.

Kabupaten Ngada dan Nagekeo yang sebelumnya uji Kir di Dishub Ende, kini harus ke Maumere, Sikka. 

Hal ini membuat potensial Pendapat Asli Daerah (PAD) Sikka bertambah, sementara Ende harus kehilangan PAD dari pengujian Kir.

Kadishub Kabupaten Ende, Mustaqim Mberu, mengatakan, butuh Rp. 2 Miliar untuk pengadaan alat uji Kir supaya Dishub Ende bisa kembali layani uji Kir.

Baca juga: Dua Warga Ende Daftar Kerja di Jerman Gaji Rp. 30 Juta

Mustaqim dan jajarannya, diwawancarai usai mengikuti rapat kerja dengan Komisi II DPRD Kabupaten Ende, Kamis 14 Oktober di Kantor DPRD Kabupaten Ende.

Mustaqim menyebut, dalam rapat kerja komisi II tersebut, pihaknya sudah mengusulkan pengadaan alat uji Kir di tahun 2022 nanti.

Dia menerangkan, dalam akreditasi, ada sebelas item alat pengujian. Syarat untuk Dishub bisa melaksanakan uji Kir yakni, harus lolos akreditasi dengan nilai B, minimal punya lima item alat pengujian.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved