Breaking News:

Liga 2

Wasit Beri Dua Kartu Merah saat Laga Liga 2 AHHA PS Pati FC vs Persijap, Tampar Tangan Wasit ?

Dua kartu merah dikeluarkan oleh wasit pada laga Liga 2 AHHA PS Pati vs Persijap Jepara, eks Timnas Indonesia menyikut, ada tampar tangan wasit & ini

Editor: Ferry Ndoen
Tangkap Layar
Aksi pemain AHHA PS Pati, Nurhidayat Haji Haris yang melakukan sikutan telak ke kepala pemain Persijap. 

Pasalnya, baik Persis Solo maupun PSIM Yogyakara, sama-sama mengincar 3 poin di Derby Mataram Liga 2 2021.

Pekan lalu, klub asal kota Solo dan Yogyakarta ini gagal meraih poin penuh di Liga 2.

Tak inin terpeleset lagi, Persis Solo dan PSIM Yogyakarta bertekad menjadikan Derby Mataram sebagai ajang pembalasan meraih poin penuh.

Tuan rumah Persis Solo mengoleksi 4 poin dari dua pertandingan awal Liga 2 musim ini.

Terakhir mereka bermain imbang 1-1 melawan Persijap Jepara.

Demi meraih hasil maksimal, Persis Solo dituntut memainkan duet eks penyerang Timnas Indonesia, Beto Goncalves dan Ferdinand Sinaga.

Dua striker berpengalaman ini diharapkan tampil ganas di Liga 2 dan sanggup mencetak gol ke gawang PSIM Yogyakarta.

Setidaknya kehadiran Ferdinand Sinaga dan Beto Goncalves mampu menggaransi gol ke gawang PSIM Yogyakarta, mengingat keduanya didatangkan Persis Solo untuk membantu mewujudkan target Laskar Samber Nyawa lolos ke Liga 1.

Performa Beto Goncalves dkk menuai beberapa catatan, terutama di lini depan.

Beto Goncalves sempat kewalahan saat dirinya seorang diri menopak lini serang saat melawan Persijap Jepara.

Tetapi pekerjaan Beto Goncalves mulai terbantu setelah Ferdinand Sinaga masuk ke lapangan.

Nantinya lini serang Persis Solo ini akan diuji pertahanan PSIM Yogyakarta.

Sementara itu, di lini belakang, bek Persis Solo harus lebih sigap.

Pasalnya pertahanan Persis Solo gagal menutup ruang gerak serangan Persijap Jepara.

Menit ke-12, misalnya, Iqmal Nur Samsu berhasil mengumpan ke Aji Kurniawan yang berlari bebas menyisir sisi kiri pertahanan Persis Solo.

Eky yang menjaga sektor itu terhitung terlambat menutup ruang. Aji melepas umpan silang ke kotak pinalti.

Beruntung itu tidak berbuah gol bagi Persijap Jepara.

Tapi selang 5 menit setelahnya, Persijap meraih gol melalui skema serangan balik dari sektor kanan.

Pemain Persijap bebas berlari tanpa ada pengawalan dan berhasil melepas umpang silang mengarah ke Iqmal dan berbuah gol pada menit ke - 17.

Keterlambatan menutup ruang perlu diminimalisir Persis Solo saat lawan PSIM Yogyakarta.

Tim tamu, PSIM Yogyakarta memiliki kekuatan di sektor sayap yang dihuni pemain gesit dan kerap merepotkan pertahanan lawan.

Pergerakan Yoga Pratama dan Benny Wahyudi beberapa kali menebar teror saat PSIM Yogyakarta berhadapan dengan Hizbul Wathan FC.

Selain itu, Persis Solo juga harus siap dengan duel lini tengah dengan PSIM Yogyakarta.

Klub kebanggaan Brajamusti itu memiliki Ahmad Baasith yang menopang lini tengah dan siap memutus serangan Persis Solo.

Kreasi umpan nampaknya perlu dimainkan Persis Solo dan lebih baik daripada saat melawan Persijap Jepara.

Lini tengah Persis Solo perlahan 'hidup' saat adanya pergantian pemain.

Yu Hyun Koo dan Rivaldi Bawuo mampu mendongkrak performa lini tengah.

Daya ledak serangan Persis Solo dari sayap juga lebih baik.

Lini serang Persis Solo juga harus kembali haus gol dan berani membongkar pertahanan.

Sementara itu, Persis Solo patut mewaspadai pergerakan Purwaka Yudi yang tak segan melepas umpan jauh guna menjalankan skema serangan balik PSIM Yogyakarta.

"Pertandingan melawan PSIM ada beberapa pemain yang diwaspadai. Yang pasti semua pemain mereka bahaya apalagi yang mendekati gawang kita selalu waspada," ucap Eko Purdjianto.

Kewaspadaan memang perlu mengingat Pelatih PSIM Yogyakarta, Seto Nurdiantoro telah menyiapkan permainan khusus untuk meredam permainan Persis Solo.

"Persis Solo tim yang cukup bagus dari apapun, dari segi pemain juga bagus.

Tetapi ini sepak bola, semua ditentukan dalam 90 menit pertandingan.

Mereka ingin menang, kami pun juga ingin memenangi pertandingan," kata Seto Nurdiantoro.

Skuad Persis Solo akan menampilkan susunan pemain yang berbeda mengingat dua pilarnya tidak bisa dimainkan.

Mohammad Kanu absen karena membela Timnas Indonesia dan Irfan Jauhari masih pemulihan cedera ligamen lutut.

Formasi 4-3-1-2 berpeluang diperagakan coach Eko Purdjianto.

Posisi kiper masih dipercayakan kepada Wahyu Tri Nugroho.

Di depannya akan ditopang bek-bek tangguh.

Eky Taufik dan Abduh Lestaluhu masih dipercaya di pos bek sayap Persis Solo.

Sementara duet bek tengah masih dipercayakan ke Fabiano Beltrame dan Rian Miziar.

Dengan Eriyanto dan Ganjar Mukti disiapkan di bangku cadangan.

Di depan empat bek, akan ada seorang gelandang bertahan, Sandi Sute bisa dipercayakan mengisi peran tersebut.

Yu Hyun Koo bisa dimasukan sebagai gelandang tengah Persis Solo dengan ditopang pemain sayap Rivaldi Bawuo dan Miftahul Hamdi.

Di lini serang bisa memainkan duet Alberto Goncalves dengan Ferdinand Sinaga sebagai second striker.

Prediksi susunan pemain PSIM vs Persis :

- PSIM Yogyakarta (4-4-2) :

Junaidi Bakhtiar, Benny Wahyudi, Purwaka Yudi, Sunni Huzbullah, Aditya Putra, Achmad Subagja, Hendika Arga, Firman Septian, Arif Satyayudha, Yoga Pratama, dan Ahmad Ihwan.

Pelatih: Seto Nurdiantoro

- Persis Solo (4-3-1-2):

Wahyu Tri Nugroho, Eky Taufik, Fabiano Beltrame, Rian Miziar, Abduh Lestaluhu, Sandi Sute, Yu Hyun-Koo, Rivaldi Bawuo, Miftahul Hamdi, Alberto Goncalves, dan Ferdinand Sinaga.

Pelatih: Eko Purdjianto

(*)

Berita Liga 2 Lainnya :

Artikel ini telah tayang di TribunKaltara.com dengan judul 2 Kartu Merah Laga Liga 2 AHHA PS Pati FC vs Persijap, Tampar Tangan Wasit Sampai Sikut Lawan Main

Sumber: Tribun kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved