Breaking News:

Berita Nasional

Jokowi Kembali Kunjungi Labuan Bajo, Resmikan Penggabungan PT Pelindo Hari Ini

Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengunjungi Kota Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Kamis 14 Oktober 2021.

Editor: Agustinus Sape
Youtube/Sekretariat Presiden
Presiden RI Joko Widodo 

Dalam kunjungan kerja ke NTT, Jokowi dan Iriana turut didampingi oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M. Tonny Harjono, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI Tri Budi Utomo.

BUMN pelabuhan Pelindo atau PT Pelabuhan Indonesia, sebelumnya terdiri dari Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pelabuhan Indonesia I, Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pelabuhan Indonesia III, dan Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pelabuhan Indonesia IV.

Ketiga BUMN sektor pelabuhan itu melebur ke dalam Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pelabuhan Indonesia II sebagai surviving entity.

Penggabungan Pelindo itu sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2021 tentang Penggabungan PT Pelindo I, III, dan IV (Persero) ke dalam PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) yang telah ditandatangani Presiden Jokowi pada 1 Oktober 2021.

Terminal Multipurpose Wae Kelambu

Sehari sebelumnya, Rabu 13 Oktober 2021, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meninjau Terminal Multipurpose Wae Kelambu, Pelabuhan Labuan Bajo di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Hari ini saya mengecek pelabuhan khusus logistik pertama yang ada di NTT jelang diresmikan Bapak Presiden Joko Widodo besok," ujar Budi Karya seperti dikutip dalam keterangan tertulisnya.

Ia mengatakan, sejalan dengan arahan Jokowi untuk menjadikan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata utama di Indonesia, maka perlu dilakukan pembenahan kawasan wisata Labuan Bajo.

Baca juga: Jokowi Hentikan Ekspor Nikel, Tak Gentar Hadapi Gugatan Uni Eropa di WTO

Pembenahan dilakukan dengan memisahkan Pelabuhan Labuan Bajo yang sebelumnya masih bercampur antara pelayanan kapal penumpang dengan kegiatan logistik.

“Agar pariwisata di Labuan Bajo lebih maju dan kegiatan logistik lebih optimal, maka pemerintah memutuskan untuk memisahkan pelabuhan," ujarnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved