Breaking News:

PON Papua

Enjelina dan Mario Korban Partai FinalTinju Gagal Rebut Medali Emas

Tim tinju NTT gagal mencapai target minimal bisa meraih dua medali emas di PON XX Papua 2021

Penulis: Sipri Seko | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/SIPRI SEKO
Yudith Maunino 

POS-KUPANG.COM, JAYAPURA - Tim tinju NTT gagal mencapai target minimal bisa meraih dua medali emas di PON XX Papua 2021. Hanya mampu merebut tiga medali perak dan dua perunggu, Enjelina Niis dan Mario Kali menjadi 'korban' di partai final. 

Semua penonton terkejut dengan keputusan wasit. Enjelina mendominasi pertandingan. Mario Kali tak pernah mendapat pukulan dari lawannya, Kornelis Langu dari Bali. Namun Enjelina dan Mario harus menerima kekalahan di partai final. 

Hal ini membuat manager tinju NTT, Elisabeth Haning dan Pelatih kepala NTT, Hermensen Ballo, kecewa. Dengan mata berkaca-kaca, Hermensen nampak tak percaya kedua anak asuhnya itu kalah. 

"Semua orang melihat siapa yang layak menang. Bahkan penonton tuan rumah sendiri saja kaget Enjelina kalah. Tapi itulah pertandingan. Hasil sudah diumumkan. Dan kita harus menerimanya," kata Hermensen.

Baca juga: Pelatih Kontigen DIY Kabur dari Isolasi Covid-19 PON XX Papua 2021, KONI DIY Lakukan Klarifikasi

Meski kecewa, Hermensen berharap ke depan PP Pertina dapat mengevaluasi kinerja para wasit. Hermensen mengatakan, kalau kondisi seperti ini terus dipertahankan, tinju Indonesia akan sulit berkembang. 

Elisabeth Haning menambahkan, hasil yang dicapai merupakan perjuangan yang patut diapresiasi. Untuk itu, dia mengucapkan terimakasih karena hanya bisa meraih prestasi seperti ini. 

"Kami mengucapkan terimakasih atas dukungan yang diberikan kepada kami. Kami sudah berjuang maksimal. Namun kami hanya bisa persembahkan tiga perak dan dua perunggu, " Kata Elisabeth. 

Perjuangan melelahkan harus dilakukan petinju NTT, Yudith Maunino di PON XX Papua 2021. Tidak seperti rekannya yang hanya sekali menang langsung lolos ke semifinal, Yudith harus dua kali melakukan pertarungan di babak penyisihan. 

Perjuangan Yudith tertahan di semifinal. Yudith takluk dan gagal melenggang final. Medali perunggu pun dibawa pulang petinju NTT, kelahiran Kabupaten Belu ini.

Baca juga: Kempo NTT Berikan Hasil Terbaik Dalam PON XX Papua, Yeni Veronika : Terima Kasih Untuk Masyarakat

Atas hasil ini, Yudith mengaku puas. "Sebenarnya ingin main di final, tapi hanya bisa di semifinal. Saya cukup puas karena bisa bawa pulang medali bagi NTT, " kata Yudith. 

Hal senada dikatakan petinju asal Belu lainnya, Enjelina Niis. Enjelina kalah di final dari petinju tuan rumah, Ona Paay.

"Saya puas dengan medali perak ini. Terima kasih kepada seluruh masyarakat dan pemerintah NTT yang telah mendukung saya," kata Yudith. (Eko)

Baca Berita PON Papua Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved