Breaking News:

Berita Kupang

Bengkel APPeK Bentuk PATBM di Kabupaten Kupang

Bengkel APPek NTT membentuk lembaga Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat ( PATBM)

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/OBY LEWANMERU
Vinsensius Bureni 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM, KUPANG -- Bengkel Advokasi Pemberdayaan dan Pengembangan Kampung ( APPek) NTT membentuk lembaga Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat ( PATBM) pada 28 desa /kelurahan di Kabupaten Kupang.

PATBM ini bertujuan menyadarkan masyarakat tentang pentingnya perlindungan terhadap anak.
Hal ini disampaikan Direktur Bengkel APPeK, Vinsensius Bureni, Rabu 13 Oktober 2021.

Menurut Vinsensius, semua elemen masyarakat perlu memahami pentingnya perlindungan terhadap anak, karena itu Bengkel APPeK membentuk PATBM sebagai salah satu wadah yang fokus terhadap perlindungan anak berbasis masyarakat.

"Kita sudah bentuk PATBM ini di Kabupaten Kupang pada 28 desa/kelurahan," kata Vinsensius.

Baca juga: Atasi Stunting di NTT - Ini yang Disampaikan Bengkel APPeK 

Dijelaskan, pembentukan PATBM kemudian melakukan sosialisasi sehingga memberi pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya peran keluarga dan unsur masyarakat untuk memberi perlindungan terhadap anak.

Dikatakan, ada beberapa bentuk kekerasan terhadap anak yang harus diketahui masyarakat, yakni kekerasan seksual, kekerasan fisik, kekerasan emosional, eksploitasi anak dan penelantaran anak.

"Kita bentuk ini sehingga masyarakat paham terhadap pentingnya perlindungan anak," katanya.

Dikatakan, selama Pandemi Covid-19, pihaknya tidak menemukan adanya kekerasan terhadap anak.

"Memang selama Pandemi Covid-19,anak-anak belajar di rumah. Kalau saat itu ada orang tua yang marah terhadap anak itu wajar, karena orang tua harus bekerja juga harus awasi anak belajar," ujarnya. (*)

Baca Berita Kupang Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved