Breaking News:

Laut China Selatan

AS Bantah Menutupi Tabrakan Kapal Selam di Laut China Selatan

Amerika Serikat membantah tuduhan China bahwa mereka menutupi tabrakan kapal selam yang terjadi awal bulan ini di Laut China Selatan.

Editor: Agustinus Sape
Handout US Navy
Kapal selam serang cepat kelas Seawolf USS Connecticut (SSN 22) berangkat dari Pangkalan Angkatan Laut Kistap-Bremerton untuk ditempatkan, 27 Mei 2021. 

AS Bantah Menutupi Tabrakan Kapal Selam di Laut China Selatan

POS-KUPANG.COM - Amerika Serikat membantah tuduhan China bahwa mereka menutupi tabrakan kapal selam yang terjadi awal bulan ini di Laut China Selatan.

Pada hari Senin, juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian menyebut penundaan dalam merilis informasi tentang insiden itu sebagai "sikap yang tidak bertanggung jawab dan menghalangi serta menutup-nutupi."

Ketika ditanya tentang pernyataan juru bicara China pada hari Selasa, juru bicara Pentagon John Kirby mengatakan, "Ini cara yang aneh untuk menutupi sesuatu ketika Anda mengeluarkan siaran pers tentang hal itu."

Kirby tidak memberikan rincian tambahan tentang insiden 2 Oktober, mengatakan itu adalah masalah Angkatan Laut.

Lima hari setelah insiden itu, Armada Pasifik AS mengeluarkan pernyataan yang mengatakan kapal selam serang cepat kelas Seawolf USS Connecticut (SSN 22) menabrak objek tak dikenal saat beroperasi di “perairan internasional di kawasan Indo-Pasifik,” tetapi tidak ada cedera yang mengancam jiwa para pelaut.

Baca juga: Ilmuwan China Menyelami Gelombang Internal Berbahaya di Laut China Selatan

Pernyataan 7 Oktober menambahkan bahwa “pabrik dan ruang propulsi nuklir kapal selam tidak terpengaruh dan tetap beroperasi penuh.”

Kapal selam itu tiba di Pangkalan Angkatan Laut Guam pada hari Jumat di mana ia akan menjalani penilaian dan perbaikan awal sementara Angkatan Laut menyelidiki tabrakan tersebut, menurut kantor berita Associated Press.

Sementara itu, South China Sea Probing Initiative, sebuah think tank yang berbasis di Beijing, mengatakan bahwa berdasarkan citra satelit, USS Connecticut terlihat di perairan lepas pulau Paracel pada 3 Oktober, satu hari setelah tabrakan yang dilaporkan.

Ini menunjukkan bahwa kapal selam AS bisa saja “ditugaskan untuk menjaga (kapal induk) USS Carl Vinson atau untuk memata-matai SSBN PLA” – kapal selam rudal balistik tentara China.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved