Breaking News:

Berita Belu

Pemkab Belu Terima Penghargaan dari Menteri Keuangan. Ini Prestasinya

Pemerintah Kabupaten Belu,  Provinsi NTT sudah tiga kali berturut-turut mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksaan Keu

Editor: Ferry Ndoen
POS KUPANG. COM/TENI JENAHAS
PENGHARGAAN- Pemkab Belu mendapat penghargaan dari Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Negara Provinsi NTT. 

Pemkab Belu Terima Penghargaan dari Menteri Keuangan. Ini Prestasinya

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS KUPANG. COM| ATAMBUA----Pemerintah Kabupaten Belu,  Provinsi NTT sudah tiga kali berturut-turut mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK). 

Atas prestasi ini, Pemkab Belu mendapat penghargaan dari Menteri Keuangan RI melalui 
Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Negara Provinsi NTT. 

Penghargaan itu diserahkan oleh Kabid Suparvisi KPPN dan Kepatuhan Internal (SKKI), Delfiana Lase, mewakili Kepala Kanwil Ditjen 
Perbendaharaan Negara Provinsi NTT kepada Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp. PD di Aula Kantor Bupati Belu, Rabu 13 Oktober 2021.

"Kami mewakili Kakanwil untuk menyerahkan piagam opini WTP ini kepada Pemerintah Kabupaten Belu", kata Delfiana. 

Ia mengatakan, Kabupaten Belu sudah tiga kali berturut-turut mendapat opini WTP dari BPK. Prestasi ini merupakan hasil kerja keras dan kerja bersama Pemerintah Kabupaten Belu dan pengawasan gugus Inspektur. 

Delfiana mendorong pemerintah Kabupaten Belu agar prestasi ini tetap dipertahankan bila perlu selama lima tahun berturut-turut mendapatkan opini WTP. 

Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp. PD menyampaikan terima kasih kepada tim kerja di kabupaten, KPPN serta Kanwil NTT yang sudah mendampingi, memberikan arahan kepada Pemerintah Kabupaten Belu sehingga mendapat opini WTP. 

Bupati Agus Taolin menyatakan siap 100 persen untuk menjaga dan mempertahankan prestasi WTP di tahun tahun mendatang. 

"Kami memang seratus persen akan berusaha sebaik-baiknya untuk mempertahankan prestasi ini. Kami juga memperbaiki hal-hal yang kurang dalam rangka ke arah lebih baik", ungkap Agus Taolin. 

Lanjutnya, kepemimpinan mereka masuk di masa transisi sehingga untuk membangun tata kelola keuangan yang baik bukan hal mudah. Sebagai pemimpin mesti melihat dinamika, etos kerja dan niat pegawai dalam mendukung tata kelola keuangan yang bersih. 

"Setiap hari kami berusaha untuk memperbaiki. Kami masuk di masa transisi, tidak gampang, kita lihat dinamikanya begitu tinggi. Kita lihat saja hasilnya seperti apa nanti", ujar Bupati Belu. 

Bupati Belu menyampaikan, setelah dilantik, ia sudah berkunjung ke BPK, BPKP untuk menyampaikan komitmen penyelenggaraan pemerintahan yang transparan sekaligus mempelajari regulasi-regulasi. (jen). 

Berita Belu Lainnya :

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved