Breaking News:

PON XX Papua

Info PON XX Papua, Kasihan Dibilang Kabur Menpora Ungkap Kronologi 7 Atlet Tinggalkan TempatIsolasi

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menampik adanya kabar tujuh atlet Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua diberitakan kabur dari t

Editor: Ferry Ndoen
Tribunnews/Jeprima
Sejumlah warga saat berfoto dengan maskot PON XX Papua di Stadion Lucas Enembe, Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu (25/9/2021). Stadion dengan daya tampung lebih dari 40.000 penonton ini akan menjadi tempat upacara pembukaan dan penutupan PON XX Papua. 

POS KUPANG.COM - - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menampik adanya kabar tujuh atlet Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua diberitakan kabur dari tempat isolasi Covid-19.

Menpora menjelaskan kronologi tentang apa yang sebenarnya terjadi.

Menurutnya tak ada surat apapun yang mengatakan mereka harus tinggal di lokasi isolasi.

“Itu bukan kabur, kan tidak mungkin (kabur) kalau lagi isoman. Itu mereka tanpa ada surat apapun, kejadian tanggal 5 (Oktober-red),” cerita Menpora dalam kunjungannya ke Kantor Tribun-Papua.com, Jayapura, Selasa (12/10/2021).

“Mereka itu sudah PCR, kemudian karena lab-nya terbatas atau fasilitasnya, jadi nunggunya lama. Sementara tiket mereka sudah terkonfirmasi hari besoknya (berangkat). Jadi diputuskan pulang. Mereka mau nunggu kalau hasilnya positif, mereka akan tunggu di sini, karantina dan sebagainya,” lanjutnya.

“Nah, akhirnya mereka test antigen, itu hasilnya negatif. Mereka berangkat, nah setelah berangkat baru keluar hasil PCR-nya. jadi tidak kabur, kan kasihan mereka dibilang kabur dari karantina. Saya kaget juga dapat informasi itu, seolah-olah tidak ada yang jaga di sini,” jelasnya.

Menpora juga mengatakan fasilitas untuk test PCR memang masih belum banyak terutama di Merauke.

Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali berbincang dengan Manager Konten Tribun Papua Muhammad Choiruman disela-sela kunjungannya ke kantor Tribun Papua, Jayapura, Papua, Selasa (12/10/2021).

Sehingga kejadian-kejadian serupa bisa saja terjadi apalagi waktu penutupan PON XX Papua tinggal empat hari lagi.

“Ini bisa kejadian lagi, kan yang pulang banyak, PCR kita juga terbatas, apalagi di Merauke itu perhari itu cuma 90 (PCR) sedangkan yang pulang 272  kalau tidak salah,” ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved