Breaking News:

Berita Sumba Timur

BPBD Sumba Timur Pasang Rambu Evakuasi dan Peringatan Bencana 

Kabupaten kesebelas dengan indeks yang dari ancaman gempa bumi, tsunami, letusan gunung api, banjir, longsor, kekeringan,

Penulis: Ryan Nong | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Petugas BPBD Sumba Timur memasang rambu evakuasi dan peringatan bencana di sejumlah titik di wilayah itu, Selasa 12 Oktober 2021. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

POS-KUPANG.COM, WAINGAPU -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumba Timur mulai memasang rambu rambu evakuasi dan peringatan bencana di sejumlah lokasi rawan di wilayah itu. 

Sekretaris BPBD Sumba Timur Hery Ratucore mengatakan Pemasangan Rambu2 evakuasi & Peringatan  bencana di lokasi rawan bencana dilakukan oleh tim BPBD. 

Ia menyebut, pihaknya mempersiapkan untuk memasang sejumlah rambu di 25 titik di wilayah Kabupaten Sumba Timur. Rambu evakuasi dan peringatan bencana itu terdiri dari rambu untuk bahaya banjir dan tsunami. 

“Rambu itu digunakan untuk memandu masyarakat yang terancam bencana untuk menuju ke titik berkumpul yang aman dari bencana gempa, tsunami, gelombang pasang dan banjir rob," kata Hery. 

Hendra menjelaskan bahwa secara geografis wilayah Nusa Tenggara Timur berbatasan dengan Laut Flores di bagian Utara, dan Samudera Indonesia serta Benua Australia bagian Selatan, yang merupakan bagian dari kerangka sistem tektonik Indonesia.

Baca juga: Update Covid-19 di Sumba Timur, Tambah Satu Kasus Positif dan Tiga Pasien Sembuh Hari Ini 

Berdasarkan data dan informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Waingapu, Sumba selalu diguncang gempa karena berada pada batas pertemuan dua lempeng tektonik, yaitu lempeng Indoaustralia dan lempeng Eurasia. 

Karena itu, Sumba Timur menjadi wilayah yang tersebut sering mengalami gempa bumi. 

Kabupaten Sumba Timur tercatat memiliki Indeks 145,20 (tinggi) atau Kabupaten kesebelas dengan indeks yang dari ancaman gempa bumi, tsunami, letusan gunung api, banjir, longsor, kekeringan, cuaca ekstrim, gelombang ekstrim dan abrasi, kebakaran hutan dan lahan berdasarkan Indeks Rawan Bencana (IRBI) BNPB tahun 2019. (*) 

Berita Sumba Timur Terkini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved