Berita Pemprov NTT

Abraham Liyanto  : Sektor Pendidikan Patut Diperhatikan Secara Serius

hal utama yang harus dibangun adalah dunia pendidikan. Apabila pendidikan NTT maju, tentunya sektor lain pun ikut maju seperti kesehatan

Penulis: Paul Burin | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
SOSIALISASI - Anggota DPD RI, Abraham Liyanto ketika melakukan sosialisasi empat pilar bangsa di Ruteng, Jumat, 25 Juni 2021. 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Anggota DPD RI asal Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Abraham Liyanto mengemukakan pendidikan adalah fundamen dalam pembangunan daerah.

Jika sektor pendidikan tidak diperhatikan secara serius, dapat dipastikan kemajuan daerah tersebut akan lambat.

“Pendidikan berperan penting dalam kemajuan suatu daerah,” kata Abraham di Kupang, NTT, Rabu, 13 Oktober 2021.

Ia menjelaskan pentingnya pendidikan karena berperan dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Semakin bagus kualitas SDM suatu daerah, pembangunan akan berjalan cepat. Sebaliknya, jika kualitas SDM rendah, akan menghambat pembangunan.

Senator tiga periode ini memberi contoh pada era digitalisasi seperti sekarang. Menurutnya, SDM yang dibutuhkan pada era sekarang adalah yang melek teknologi dan digitalisasi.

Baca juga: Abraham Liyanto : Pancasila Luntur karena Reformasi

“Jika penduduknya masih gagap terhadap teknologi, bagaimana mau mengimbangi tuntutan pembangunan. Apalagi jika mayoritas pendidikannya masih pada tingkat SD dan SMP, pasti sangat menyulitkan,” tegas Abraham.

Anggota Komite I DPD ini mengaku masalah peningkatan kualitas pendidikan ini yang mendorong dirinya mendirikan lembaga pendidikan Citra Bangsa. Lembaga yang berada di bawah Yayasan Citra Bina Insan Mandiri ini bergerak mulai pendidikan PAUD hingga Perguruan Tinggi.

“Lembaga ini hadir memberikan kontribusi pembangunan rill bagi peningkatan kualitas masyarakat NTT,” ujar Abraham.

Menurut Ketua Kadin Provinsi NTT ini, hadirnya lembaga pendidikan Citra Bangsa untuk mengangkat citra dan martabat orang NTT di mata publik, baik di tingkat nasional maupun internasional. Pemberian nama “citra” untuk mengubah stigma NTT yang ada selama ini dicap Nanti Tuhan Tolong, Nasib Tidak Tentu.

“Saya berpandangan untuk membangun NTT, hal utama yang harus dibangun adalah dunia pendidikan. Apabila pendidikan NTT maju, tentunya sektor lain pun ikut maju seperti kesehatan, ekonomi dan aspek lainnya,” tutur Abraham.

Baca juga: Abraham Liyanto Bagikan 1.300 Paket Sembako di TTS

Dia mengklaim, salah satu jurusan yang ditawarkan Citra Bangsa sesuai dengan tuntutan zaman sekarang ini yaitu program studi Digital Business. Program ini mengikuti perkembangan teknologi sekarang yang sudah masuk era 4.0.

“Generasi muda sekarang harus menguasai teknologi 4.0. Karena mereka yang akan menjadi pemimpin-pemimpin di masa mendatang,” kata Abraham.

Dia melihat NTT kaya akan sumber daya alam (SDA), namun masih miskin teknologi, infrastruktur dan SDM yang berkualitas. Karena itu, perlu terus ditingkatkan lewat pembangunan sektor pendidikan.

“Semoga kehadiran Universitas Citra Bangsa dan Yayasan Citra Bina Insan Mandiri bisa membawa NTT keluar dari stigma-stigma yang kurang bagus pada NTT,” tutup Abraham.

Sebagaimana diketahui, lembaga pendidikan Citra Bangsa telah dirintis oleh Abraham sejak tahun 2007.

Lembaga pendidikan swasta ini hadir membawa misi perubahan dalam memajukan NTT mencapai kemajuan total yakni SDM handal, ekonomi kuat, NTT sehat menuju kebangkitan kesejahteraan rakyat.

Baca juga: Komite I DPD RI, Abraham Liyanto : BUMDes Belum Efektif Tingkatkan Ekonomi Desa 

Lembaga ini menyediakan sistem pendidikan terpadu mulai dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), TK, SD, SMP, SLTA dan Perguruan Tinggi. (*)

Berita Pemprov NTT Terkini

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved