Breaking News:

Berita Belu

Realisasi IB dan Kelahiran Ternak Sapi di Belu Melampau Target

populasi ternak sapi terus meningkat karena didukung dengan program pemerintah kabupaten yang menempatkan peternakan

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Belu, Nikolaus Umbu Birri 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas

POS KUPANG.COM, ATAMBUA--Program sapi kerbau andalan negeri atau biasa disebut Program Sikomandan semakin berkembang bagus di Kabupaten Belu.

Program ini mencakup tiga sasaran utama yaitu, Inseminasi Buatan (IB), Pemeriksaan Kebuntingan (PKb) dan kelahiran.

Di Kabupaten Belu, dalam periode 1 Januari sampai dengan 30 September 2021, realisasi Inseminasi Buatan (IB) dan kelahiran ternak sapi sudah melampau target. 

Inseminasi Buatan ditargetkan 330 ekor, realisasi 613 ekor atau 185,76 persen. Target kelahiran 555 ekor, realisasi 600 ekor atau 108,11 persen.

Sedangkan pemeriksaan kebuntingan ditargetkan 200 ekor, realisasi 120 ekor atau 60 persen. 

Data ini disampaikan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Belu kepada Pos Kupang.Com, Senin 11 Oktober 2021.

Baca juga: Pendampingan ODHA di Belu dengan Teknik Psikodrama

Sesuai data tersebut, populasi ternak sapi di Kabupaten Belu periode 1 Januari sampai dengan 30 September 2021 sebanyak 64.458 ekor. Jumlah ini tersebar di 12 kecamatan se-Kabupaten Belu. 

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Belu, Drs. Nikolaus Umbu Birri, MM mengatakan, dinas terus melaksanakan IB di sisa waktu dua bulan ke depan sehingga realisasi IB, PKb dan kelahiran terus meningkat.

Untuk realisasi IB dan kelahiran hampit mendekat 200 persen. Sementara realiasi kebutingan terus dikejar hingga mencapai 100 persen. 

"Harapannya, dalam beberapa bulan ke depan terjadi penambahan populasi", harapnya.

Kadis Nikolaus mengatakan, ada tiga jenis genetika ternak sapi yang dilakukan IB yakni sapi jenis Wagiu, sapi Bali asli dan sapi Cross. Sapi Cross terdiri dari Semental, Limosin, Angus dan Brangus.

Baca juga: Wabup Belu Apresiasi ASN Makin Menjaga Sikap Kedisiplinan

Nikolaus optimis, populasi ternak sapi terus meningkat karena didukung dengan program pemerintah kabupaten yang menempatkan peternakan sebagai sektor unggulan.

Pemerintah berupaya untuk mengembalikan kejayaan Kabupaten Belu sebagai gudang ternak. (*)

Berita Belu Terkini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved