Breaking News:

PON XX Papua

Profil Jill Mandagie Mengenal Tinju, Sempat Tak Direstui Mama Tapi Juara Piala Presiden 2019

Petinju DKI Jakarta, Jill Mandagie (25) yang menjadi bulan-bulanan massa, saat kontra melawan Lucky Mira A Hari dari NTT di kelas 56 kg Cabor Tinju PO

Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/SIPRI SEKO
TERJATUH - Petinju NTT, Imaculata Loda sempat terjatuh saat melawan petinju Papua, Solemina di GOR Cendrawasih, Papua, Rabu 6 Oktober 2021 

POS KUPANG.COM - Petinju DKI Jakarta, Jill Mandagie (25) yang menjadi bulan-bulanan massa, saat kontra melawan Lucky Mira A Hari dari NTT di kelas 56 kg Cabor Tinju PON XX Papua, memiliki kisah panjang dalam perjalanannya di dunia tinju. 

Dilahirkan di Sorong 31 Juli 1996, Jill merupakan anak kedua dari pasangan Didi Mandagie dan Syane Tamasiro. 

Semenjak kecil, ia diasuh oleh ibunya lantaran ayahnya, sudah tak bersanding bersama sang mama. 

Tumbuh dan berkembang di daerah pesisir Kecamatan Kema Minahasa Utara Provinsi Sulawesi Utara, Jill sering bermain di Pantai Firdaus dan melihat para petinju pantai beraksi. 

Baca juga: Satu Permintaan Menpora Zainudin Amali Pasca Kunjungi Arena Akuatik PON XX Papua 2021

Pada tahun 2009, Saat masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), ia rutin menonton gelaran pertandingan tinju di kampungnya, yang diadakan oleh seorang Marinir. 

Kala sering menyaksikan perlombaan tinju itu, ia mengidolakan salah satu petinju lokal yang bermain saat itu, bernama Rodiv Mandak. 

Kecepatan dan ketepatan pukulan yang dimainkan Rodiv Mandak, membuat Jill terkesima dan selalu menantikan penampilan idolanya itu di setiap kesempatan. 

Seiring intensitasnya menonton pertandingan tinju, ia ditemui salah seorang penyelenggara dan menawarkannya untuk mencoba bermain tinju.

"Kamu badan bagus begini nak, ayo latihan jadi petinju," kata seorang penyelenggara dengan nada bercanda, pada Jiel kecil waktu itu. 

Jiel mengatakan saat itu dirinya masih ragu, untuk mencoba latihan. Beberapa hari kemudian, saat ia bersekolah, ia dipukul oleh teman-teman sebayanya, namun apa daya ia tak mampu membalasnya. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved