Breaking News:

Berita Belu

Pemkab Belu Berupaya Turunkan Stunting ke-11 Persen

Angka stunting di Kabupaten Belu masih 21 persen sehingga pemerintah berupaya menekan stunting sebesar 10 persen di tahun 2022.

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp.PD. 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS KUPANG. COM, ATAMBUA--Pemerintah Kabupaten Belu menargetkan percepatan penurunan stunting hingga ke-11 persen dari posisi saat ini 21 persen. 

Untuk mewujudkan cita-cita itu, pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya lewat kebijakan dan program kegiatan, mulai dari kabupaten sampai tingkat desa. 

Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp. PD kepada wartawan di Hotel Kingstar baru baru ini mengatakan, mengatasi masalah stunting bukan hal muda dan bukan hanya dilihat pada kasus stunting yang sudah terjadi.

Tetapi harus dilihat dari berbagai aspek seperti kesehatan ibu saat hamil, pasca melahirkan, kesehatan bayi baru lahir dan balita. 

Percepatan penurunan angka kematian ibu dan bayi merupakan salah satu upaya menekan stunting. Ibu hamil, ibu menyusui, bayi dan balita harus mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang berkualitas. 

Baca juga: Realisasi IB dan Kelahiran Ternak Sapi di Belu Melampau Target

Dalam rangka itu, pemerintah telah membuat program kesehatan gratis bagi penduduk Belu sehingga masyarakat mendapatkan kemudahan dalam mengakses layanan kesehatan mulai dari posyandu, puskesmas, rumah sakit hingga fasilitas kesehatan rujukan. 

Kata Bupati, sesuai instruksi presiden, percepatan penurunan stunting hingga 10-11.

Angka stunting di Kabupaten Belu masih 21 persen sehingga pemerintah berupaya menekan stunting sebesar 10 persen di tahun 2022.

Menurut Bupati, menyelesaikan masalah stunting bukan hanya dengan bicara saja tetap lewat kerja kerja nyata, tersistem dan terukur. 

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved