Breaking News:

Berita Sumba Timur

Kasus Stunting Tercatat 21, 6 Persen, Pemerintah Kabupaten Malaka Siap Amankan Peraturan Bupati

Kasus Stunting di Kabupaten Malaka pada posisi saat ini  masih tercatat 21,6 Persen sedikit  turun dari tahun 2020 tercatat 24,00 persen. Untuk menuru

Penulis: Edy Hayong | Editor: Ferry Ndoen
pk/edy hayong
Kegiatan Rembuk Stunting di Hotel Cinta Damai-Betun belum lama ini. 

Kasus Stunting Tercatat 21, 6 Persen, Pemkab Malaka Siap Amankan Perbup

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong

POS-KUPANG.COM I BETUN---Kasus Stunting di Kabupaten Malaka pada posisi saat ini  masih tercatat 21,6 Persen sedikit  turun dari tahun 2020 tercatat 24,00 persen. Untuk menurunkan angka Stunting ini maka Pemkab melalui Dinas Kesehatan Malaka dan BP4D  berkolaborasi menggelar rembuk Stunting.

Dalam rembuk Stunting ini menghadirkan para kepala desa, tenaga kesehatan untuk perkuat komitmen mengamankan Peraturan Bupati Malaka tentang penanganan Stunting.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D)   Malaka, Remigius Asa, S.H menyampaikan hal ini kepada Wartawan di Betun, Ibu kota Malaka, Selasa (12/10/2021).

Menurut Remi, dalam target Pemkab Malaka, persoalan Stunting ditekan seminimal mungkin pada tahun 2024 sesuai harapan pemerintah pusat dan provinsi.

Baca juga: Data Kemensos,17 Ribu Warga Tak Mampu di Sumtim Terancam Tak Bisa Akses JKN PBI, Ini Penjelasannya

Remi menjelaskan, terkait dengan upaya menurunkan angka Stunting di Malaka maka pada tahun 2020 telah dikeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) tentang stunting.

Perbup ini  dipakai untuk memayungi dengan menyesuaikan ketentuan aturan yang lebih tinggi agar kegiatan di lapangan tidak meyimpang.

Perbup ini mengatur masing-masing peran baik pemkab,  kecamatan,  desa, LSM, para  kader soal  dimana dan kapan pelaksanaan kegiatan sehingga penurunan stunting sesuai harapan pemerintah pusat bisa dicapai.

Menurutnya, dalam menurunkan angka Stunting  tidak bisa dibebankan pada P4D dan Dinkes saja tetapi semua elemen dikerahkan. Intinya penurunan stunting di Malaka bisa tercapai di 2024. 

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved