Breaking News:

Berita TTU Terkini

Kasus HIV/Aids di Kabupaten Timor Tengah Utara Tembus Angka 35 % 

biaya saat ini dianggap masyarakat masih cukup mahal. Supaya bulan-bulan ke depan biaya test HIV di Puskesmas itu tidak dibebankan

Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/DIONISIUS REBON
Ketua Komisi Penanggulangan HIV/Aids Kabupaten Timor Tengah Utara, dr. Rienarmy Satriany Usfinit, MPH. 

Kepastian diagnosa, lanjutnya, membutuhkan langkah panjang. Karena tidak hanya berkisar seputar tes darah tetapi juga jumlah virus.

Anak-anak yang dibawa ke pihak KPAD TTU selalu dalam kondisi stunting berat (sudah Aids). Hal ini terjadi karena orangtua yang bersangkutan tidak mengetahui jika anaknya tertular.

Oleh karena itu, KPAD juga harus menunjang nutrisi dan serta mencari donatur.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa, 2 orang anak di Kabupaten TTU sudah didiagnosa mengidap Aids. Sedangkan, 1 orang anak masih dalam observasi dan 4 lainnya masih kategori HIV.

Bagi dr. Rienarmy, pada umumnya orangtua (bapak) dari anak yang tertular HIV/Aids tersebut bekerja di luar daerah seperti Papua, Kupang, dan beberapa tempat lainnya.

Hingga saat ini penderita HIV/Aids di Kabupaten TTU secara akumulasi hampir mencapai 600 orang terhitung sejak tahun 2011. 

Baca juga: BPD Banuan Laporkan Dugaan Polemik Pengelolaan Dana Desa ke Pemda TTU

"Dari sebelas kasus sampai sekarang ini sudah hampir 586," katanya.

Jumlah tersebut masih sebagian dari masyarakat yang telah melakukan tes. Sementara itu, dari jumlah 586 tersebut juga hanya sekitar 90-an orang yang mengambil inisiatif untuk mau berobat.

Ia merasa bersyukur karena saat ini, pemerintah juga telah gencar merealisasikan program Triple Eliminasi di KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) di mana setiap ibu hamil harus melakukan test Hepatitis, sipilis dan HIV.

"Tiga test ini akan membantu kami melakukan penjangkauan cuma sayangnya biaya saat ini dianggap masyarakat masih cukup mahal. Supaya bulan-bulan ke depan biaya test HIV di Puskesmas itu tidak dibebankan kepada pasien," beber dr. Rienarmy.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved