Breaking News:

Berita TTU

Dugaan Penggelapan Honor & Kriminalisasi Terjadi pada Seorang PTT TTU, Bupati : Sudah Cari Solusinya

Aloysius juga diperintahkan oleh Camat Mutis untuk melamar sebagai penjaga malam (bukan lagi sebagai sopir)

Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Rosalina Woso
 POS-KUPANG.COM/Dokumentasi Lakmas CW NTT
Pose Aloysius Abi saat mengadukan persoalan yang dialaminya kepada Bupati TTU. Senin, 11 Oktober 2021. 

Tidak hanya itu, dalam SK tersebut diduga terendus riak-riak kriminalisasi. Karena, tercantum pernyataan di mana yang bersangkutan dilarang untuk tidak lagi diangkat menjadi PTT tanpa ada proses hukum yang mencabut Hak PTT atas pekerjaan di Pemerintahan. SK yang ditandatangani Bupati TTU ini bagi Viktor bagian dari dugaan kriminalisasi terhadap yang bersangkutan. 

Bupati TTU, Drs. Juandi David saat dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, Selasa, 12/10/2021 mengatakan, perihal pengaduan tersebut pihaknya telah mengambil solusi atas persoalan yang dialami Aloysius Abi.

Ia menambahkan, Pemda TTU memutuskan untuk tetap mempekerjakan Aloysius Abi sebagai Pegawai Tidak Tetap namun pada OPD lain. Hal ini secara tidak langsung membantu yang bersangkutan. Pasalnya Aloysius Abi bedomisili di Kota Kefamenanu.

Juandi mengisahkan, pasca Mantan Camat Mutis dinonaktifkan beberapa waktu lalu, bersamaan dengan momentum tersebut, posisi Aloysius Abi juga dinonaktifkan. Setelah dilantik jadi Bupati, dirinya kemudian melakukan koordinasi dengan KASN, Kemendagri, untuk mengaktifkan kembali para camat yang dinonaktifkan pada waktu itu.

Pasca Plt Camat diangkat pasca penonaktifan tersebut, Plt Camat dengan serta-merta mengangkat orang lain untuk menjadi sopir pribadi. 

"Maka timbullah ketidakenakan dari sopir Alo Abi itu," imbuhnya.

Pemberhentian tersebut bagi Juandi bukan tanpa alasan. Kecamatan Mutis mengajukan 2 orang PTT yang bekerja sebagai pengemudi dan cleaning service.

"Dan kemarin saya sudah panggil dia, kebetulan dia juga tinggal di Kefa sini, Dia sudah berhenti dengan SK saya itu, dan saya angkat dia menjadi PTT di Dinas Lain," tutup Juandi. (*)

Berita TTU Terkini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved