Breaking News:

Laut China Selatan Makin Panas Terancam Perang, Amerika Ajak Indonesia Gabung Lawan China

Armada perang dari berbagai negara besar dunia antara lain Ameria , Inggris , Perancis , Jerman , India , Jepang sudah mondar-mandir di wiayah kaya su

Editor: Alfred Dama
Capture video rfa.com
Pemandangan di sebuah kapal induk Amerika Serikat yang berpatroli di Laut China Selatan 

POS KUPANG.COM -- Laut China Selatan kini menjadi perhatian dunia. Kawasan ini dianggap paling rawan sebagi sumber potensi pecahnya perang dunia ketiga

Armada perang dari berbagai negara besar dunia antara lain Ameria , Inggris , Perancis , Jerman , India , Jepang dan Australia termasuk armada perang negara-negara Asia Tenggara  sudah mondar-mandir di wiayah kaya sumber daya alam ini untuk menahan pengaruh China

Sebab, China sendiri sudah mengklaiom hampir 90 persen wilayah itu sebagai bagian teriroralnya

Kini Amerika Serikat akan merilis dokumen panduan strategis yang menguraikan bagaimana Angkatan Laut dan Korps Marinir AS akan mempertahankan dominasi maritim secara global, termasuk melawan China.

“Tujuan yang diinginkan, sejujurnya, bukan untuk melawan China. Tidak ada yang mau terlibat dalam konflik," kata Sekretaris Angkatan Laut AS Carlos Del Toro, Selasa (5/10), seperti dikutip Defence News.

Baca juga: Kapal Selam Tenaga Nuklir AS Rusak di Laut China Selatan, Pemerintah Cina Tuntut Begini

"Tapi, merupakan tanggungjawab utama kita untuk menghalangi mereka (China) dari apa yang ingin mereka capai, termasuk mengambil alih Taiwan," ujarnya.

Jadi, "Sangat penting kita melakukan investasi sekarang, tahun ini, sebagaimana diperlukan untuk benar-benar bisa lebih fokus pada China dan banyak ancaman lain yang terkadang kita hadapi di seluruh dunia,” tegas dia.

Dengan mempertimbangkan tujuan menyeluruh itu, Del Toro mengatakan, prioritas pertama dalam panduan strategisnya adalah membuat keputusan sulit tentang bagaimana membelanjakan dana pertahanan terbatas dengan cara yang akan menghalangi China.

Baca juga: Cina Minta Penjelasan Soal Kapal Selam Nuklir Amerika Serikat yang Rusak di Laut China Selatan

Menurut dia, Angkatan Laut AS sedang melakukan investasi di galangan kapal dan depot pemeliharaan serta enabler kesiapan lainnya.

Juga, untuk memastikan platform dan senjata Angkatan Laut tetap siap untuk peperangan.

Halaman
12
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved