Breaking News:

Berita Ende

Gowes Ende Bertemu Bocah Hidrosefalus di Kanakera

Komunitas sepeda atau lebih dikenal Gowes di Kabupaten Ende, kembali anjangsana ke rumah Arief (7) bocah penderita hidrosefalus di Dusun Kanakera, Kel

Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Ferry Ndoen
FOTO. POS-KUPANG.COM/ORIS GOTI.
Anggota Gowes anjangsana ke rumah Arief bocah penderita hidrosefalus di Dusun Kanakera, Kabupaten Ende, Minggu 10 Oktober 2021. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oris Goti

POS-KUPANG.COM | ENDE - Komunitas sepeda atau lebih dikenal Gowes di Kabupaten Ende, kembali anjangsana ke rumah Arief (7) bocah penderita hidrosefalus di Dusun Kanakera, Kelurahan Onelako, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende, Minggu 10 Oktober 2021 pagi.

Anggota Gowes pertama kali berjumpa dengan Arief pada 25 Oktober 2020. Adalah Bripka Heru, salah satu anggota Polres Ende, yang juga tergabung dalam Gowes yang menceritakan perihal Arief kepada rekan - rekannya di Gowes.

Perjumpaan pertama dengan Arief, rupanya membekas di hati para anggota Gowes Ende. "Waktu itu banyak teman - teman menangis, sedih lihat kondisi Arief dan kakek, neneknya," ujar Bripka Heru di sela anjangsana.

Kala itu, anggota Gowes bersepeda menyusuri wilayah Ndona. Bripka Heru lantas mengajak teman - temannya mampir di rumah Arief. Bripka Heru, sudah lebih dulu mengenal Arief dan keluarga, karena ia bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di Polsek Ndona.

Baca juga: Marko Simic Bangga Jadi Pemain Pertama Persija Jakarta Berhasil Menyetak 50 Gol di Liga 1

Mereka sangat prihatin dengan kondisi Arief. Arief hanya dirawat seadanya oleh kakek dan neneknya. Belum lagi, nenek Arief sedang menderita stroke, kondisi rumah sudah reot.

Sejak saat itu Bripka Heru dan rekan - rekannya mulai menggalang bantuan, menginformasikan ke sahabat, kenalan, keluarga, soal kondisi Arief. Alhasil perhatian, bantuan pun mengalir untuk biaya perawatan Arief.

Tidak berhenti di situ, dari bantuan yang ada, Ahmad, kakek Arief akhirnya bisa merenovasi rumah. "Jadi sekarang sudah proses fondasi. Semoga cepat selesai," ujar Bripka Heru.

Menurutnya, Gowes Ende kembali beranjangsana karena rindu melihat Arief dan keluarga. Meraka juga terus membantu menggalang bantuan untuk Arief dan keluarga.

Terkait keberadaan Gowes sendiri, kata Bripka Heru, Gowes merupakan komunitas pecinta sepeda yang hobi berkeliling dengan bersepeda, biasanya ke spot - spot wisata.

Namun, menurutnya, mereka juga punya kepedulian kepada sesama. Dia berharap komunitas ini terus bertumbuh dan lebih sering lagi melakukan aksi - aksi kemanusian.  
 
 Berita Ende Lainnya:
 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved