Breaking News:

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Minggu 10 Oktober 2021, Minggu Biasa XVIII: Menjadi Bijaksana

Masih relevankah orang mencari kebijaksanaan di era post truth (pasca kebenaran) ketika bandang kebohongan dan fitnah menggenangi halaman hidup kita?

Editor: Agustinus Sape
Foto Pribadi
Pater Steph Tupeng Witin SVD 

Renungan Harian Katolik Minggu 10 Oktober 2021, Minggu Biasa XVIII: Menjadi Bijaksana (Mrk 10: 17-30)

Oleh: Pater Steph Tupeng Witin SVD

POS-KUPANG.COM - Masih relevankah orang mencari kebijaksanaan di era post truth (pasca kebenaran) ketika bandang kebohongan dan fitnah menggenangi halaman hidup kita?

Apakah masih ada orang yang berjuang menjadi bijaksana ketika kebohongan dan fitnah dianggap jauh lebih berharga daripada kebenaran?

Apakah kita masih bisa menemukan orang-orang bijak yang hidup dalam senyap di tengah gemerlap kekayaan dan kemewahan dunia zaman ini yang menuntut mental instan dan nikmat sendiri di ruang privasi?

Apakah kebijaksanaan itu masih memiliki magnet bagi nurani manusia saat orang-orang berlomba-lomba menjadi yang terdepan dalam laporan kekayaan yang dirilis setiap tahun?

Baca juga: Renungan Harian Katolik Sabtu 9 Oktober 2021: Bahagia itu Sederhana

Markus bercerita, ada seorang muda dan kaya datang kepada Tuhan.

Ketika itu Tuhan menjadi sosok tenar di kalangan bangsa Yahudi.

Nama Yesus seolah menjadi magnet yang menarik ribuan orang, termasuk kaum Farisi dan ahli-ahli Taurat untuk datang mendengarkan-Nya.

Ia berbicara dengan kewibawaan yang tingginya menjangkau langit bila dibandingkan dengan pemimpin bangsa Yahudi kala itu.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved