Breaking News:

Wawancara Eksklusif

Rektor Unwira, Pater Dr. Philipus Tule, SVD: Banyak yang Gagap Tekonologi (1)

Kata Rektor Unwira Kupang, Pater Dr. Philipus Tule, SVD: Banyak yang Gagap Tekonologi (1)

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/OBY LEWANMERU
Jurnalis Pos Kupang, Apolonia Matilde Dhiu dengan Rektor Unwira, Pater.Dr. Philipus Tule, SVD pada acara Ngobrol Asyik bersama Tribunnews-Pos Kupang, Rabu 6 September 2021. 

POS-KUPANG.COM- Sudah cukup lama kampus tidak menjalan kuliah tatap muka karena merebaknya pandemi Covid-19. Hampir semua kampus menerapkan kuliah online yang tentu saja memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing.

Bagaimana proses perkuliahan di Universitas Katolik Widya Mandira Kupang ( Unwira Kupang) di tengah pandemi serta model pendidikan dan upaya seperti apa yang dilakukan kampus untuk mencegah masuknya paham radikalisme di lingkungan kampus?

Berikut wawancara wartawan Pos Kupang, Apolonia Matilde Dhiu dengan Rektor Unwira, Pater Dr. Philipus Tule, SVD dalam pada Ngobrol Asyik, Rabu 6 Oktober 2021 lalu.

Unwira baru saja merayakan ulang tahun ke-39. Pater juga baru saja dilantik menjadi rektor periode kedua. Di periode kedua ini apa saja program yang akan dilakukan, apalagi di tengah Pandemi Covid-19?

Yang pertama, saya harus melanjutkan rencana strategis Unwira yang telah ditetapkan lima tahun sebelumnya, yakni dari tahun 2017-2021. Banyak hal yang kita rencanakan, programkan tapi belum tercapai seluruhnya. Apalagi diganggu Pandemi Covid-19 yang muncul pada akhir tahun 2019, kemudian terjadi di NTT pada awal tahun 2020 dan juga terjadi di Unwira.

Baca juga: BI NTT Mengajar Mahasiswa Unwira Kupang Kedaulatan Rupiah

Tapi bagaimana pun juga, saya bersama semua pimpinan dan civitas akademika Unwira melakukan evaluasi capaian-capaian kita, mana yang sudah dan mana yang tidak tercapai. Kita juga tetapkan lagi Renstra baru periode 2021-2025 dalam rapat senat. Kita sudah tetapkan, tapi di dalamnya ada program rektor periode 2021-2025.

Selama memimpin empat tahun ini apa capaian yang menurut Pater belum berhasil dan akan dilanjutkan pada periode ini?

Ya, memang seperti dikatakan bahwa banyak rencana yang belum tercapai, karena adanya keterbatasan-keterbatasan sosial, sumber daya, tapi juga ada keterbatasan sebagai efek Covid-19.

Tujuan utama pendidikan tinggi umumnya dan Unwira khususnya yaitu mau meningkatkan kualitas pendidikan, kualitas lembaga, kualitas SDM para dosen, kualitas mahasiswa dalam bentuk lulusan dalam jumlah besar dan kualitas yang memuaskan publik.

Dalam empat tahun kepemimpinan kami menilai bahwa dari pusat peningkatan kualitas lembaga tidak tercapai 100 persen, terbukti pada peningkatan peringkat universitas kita di tingkat nasional dan internasional, misalnya kita mulai pada tahun 2017, Unwira berada pada peringkat 500-an di tingkat nasional, kemudian di tahun berikutnya, kita di peringkat 360-an, kemudian meninggalkan di 230-an dan saat itu kita menjadi universitas peringkat satu di NTT.

Baca juga: Mahasiswa Unwira Kupang Akhiri UAS Dengan Menggelar Konser Piano, Ini Tujuannya

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved