Breaking News:

Berita Internasional

Perempuan 51 Tahun Ini akan Disuntik Mati, Mengaku Lebih Banyak Tertawa dan Tidur Nyenyak

Perempuan 51 Tahun Ini akan Disuntik Mati, Mengaku Lebih Banyak Tertawa dan Tidur Nyenyak

Editor: Gordy Donofan
Istimewa
Martha Sepúlveda Campo. Martha, wanita di Kolombia, akan disuntik mati pada hari Minggu 10 Oktober 2021. 

POS-KUPANG.COM - Martha Sepúlveda Campo merupakan warga negara Kolombia.

Martha Sepúlveda Campo, seorang wanita Kolombia berusia 51 tahun, tersenyum di depan kamera televisi sambil bercanda dengan putranya dan minum bir untuk "merayakan" momen penting dalam hidupnya.

Dilansir NBC News, Minggu ini, 10 Oktober 2021, Martha akan menjalani suntik mati atau euthanasia.

"Dari tingkat spiritual, saya benar-benar tenang," ujar Martha dalam sebuah wawancara dengan jaringan televisi Kolombia, Noticias Caracol.

Baca juga: Kapal Induk Inggris Memimpin Armada Internasional ke Perairan yang Diklaim China

Martha mendefiniskan dirinya sebagai seorang Katolik yang sangat beriman.

Ia akan menjadi pasien pertama dengan penyakit non-terminal yang menerima euthanasia di Kolombia.

Selama ini, Kolombia dianggap sebagai negara pelopor dalam hak atas "kematian yang bermartabat," baik di Amerika Latin maupun secara global.

"Tuhan tidak ingin melihat saya menderita, dan saya percaya bahwa tidak seorang pun, tidak ada orang tua yang ingin melihat anak-anaknya menderita," kata Martha, yang menderita penyakit degeneratif sejak 2019.

Seiring waktu, gejalanya semakin parah, sampai dia tidak bisa lagi berjalan tanpa bantuan.

Martha didiagnosis amyotrophic lateral sclerosis, atau ALS, penyakit sistem saraf yang memengaruhi mobilitas tubuh.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved