Breaking News:

PON Papua

Jeni ke Final, Ronal dan Zaki Terhenti, Cabang Pencaksilat PON XX Papua 2021

Jeni Kause ke Final, Ronal dan Zaki Terhenti, Cabang Pencaksilat PON XX Papua 2021

Penulis: Sipri Seko | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/SIPRI SEKO
Jeni Kause 

POS-KUPANG.COM, JAYAPURA - Peraih medali perak SEA Games 2019, Jeni Kause belum tertahankan di PON XX Papua 2021. Jeni lolos ke babak final cabang pencaksilat kelas B putri setelah mengalahkan andalan Jawa Tengah, Nadia Haq dalam semifinal yang digelar di GOR Toware, Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu 9 Oktober 2021. Jeny menang telak dengan skor 5:0.

Jeni memang diunggulkan untuk meraih medali emas di kelas ini. Namun, Jeni ternyata harus bekerja keras saat lawannya, Nadia tampil beringas. Keduanya saling menyerang dengan berimbang di ronde pertama dan kedua. Jeni Nampak sempat kesulitan melakukan jatuhan karena kuda-kuda lawannya sangat kuat.

Sebaliknya, Nadia sempat tiga kali mendesak Jeni untuk jatuhan namun tidak berhasil. Di ronde ketiga, Jeni akhirnya kembali ke performa sebenarnya. Jeni dengan mudah dua kali melakukan jatuhan sehingga perolehan poinnya langsung melejit.

Jeni kini sudah memastikan medali perak bagi kontingen NTT. Namun, Jeni meski dengan merendah, namun tetap berharap bisa meraih medali emas.

Baca juga: Kempo Langsung Sumbang Satu Perak dan Satu Perunggu PON XX Papua 2021

"Puji Tuhan bisa lolos ke final. Lawan tadi cukup bagus, namun saya bisa mengalahkan dia. Saya berharap tetap tampil baik di final nanti untuk bisa mempersembahkan medali emas bagi NTT," kata Jeni Kause.

Jeni kini menjadi satu-satunya harapan terakhir NTT untuk meraih medali emas bagi NTT. Dari dua target medali emas yang dibebankan KONI NTT kepada cabang pencaksilat, kini peluang ada pada Jeni. Hal ini diakui Ketua Umum Pengprov IPSI NTT, Andre Koreh.

Andre di sela-sela menonton pertandingan berharap, Jeni bisa membersembahkan medali emas. Dia mengatakan, satu atlet lainnya, Delafita Inna juga sudah berada di final nomor jurus tunggal putri, namun peluangnya untuk meraih medali emas, sangat berat.

"Kita memang target dua medali emas. Namun dua atlet andalan kita sudah kalah di semifinal. Mereka dua hanya bisa dapat medali perunggu. Harapan satu-satunya kini ada pada Jeni. Saya masih yakin Jeni akan bisa merebut medali emas," kata Andre Koreh.

Pada pertandingan Sabtu, dua pesilat lainnya Zakri Prasong yang berlaga di kelas B Putra gagal melaju ke babak final. Zakri dikalahkan M Hafizi asal Kalimantan Selatan. Zaki yang berlaga dengan salah satu jarinya yang patah sejak babak perempat final tidak tampil maksimal seperti laga-laga sebelumnya.

Kekalahan juga dialami Pesilat NTT Novita E Rumengan yang turun di kelas Kls E Putri. Ia gagal meraih kemenangan di perempat final. Novita kalah dari lawannya Sarah Tria Monita asal Jawa Timur.

Satu pesilat NTT lainnya di Kelas F putra, Ronald Neno juga kalah. Dengan demikian, Ronald juga hanya bisa membawa pulang medali perunggu. (eko)

Baca Berita PON Papua Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved