Breaking News:

Berita Kupang

Tawuran Nyaris Pecah, Warga Saling Lapor Kasus Pengeroyokan Dan Penganiayaan

Tawuran Nyaris Pecah Lagi, Warga Saling Lapor Kasus Pengeroyokan Dan Penganiayaan

Penulis: Ray Rebon | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Ilustrasi Pengeroyokan 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon

POS-KUPANG.COM, KUPANG--Kasus pengeroyokan dan keributan di Desa Tuapukan, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang nyaris pecah lagi, Kamis 7 Oktober 2021 malam.

Kasus ini dipicu perselisihan masalah parkir. Namun beberapa warga yang semula ribut kemudian membuat laporan polisi terkait kasus pengeroyokan dan penganiayaan.

Laporan kasus pengeroyokan dilaporkan korban Rivalin Alnabe (24), pegawai kontrak yang tinggal di RT 06/RW 03, Desa Tuapukan, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang.

Ia membuat laporan pengeroyokan sesuai laporan polisi nomor  LP/B/212/X/2021/SPKT/  Polres Kupang / Polda NTT. 

Ia mengaku dikeroyok di Jalan Timor Raya kilometer 24, Desa Tuapukan,Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang.

Korban mengaku dikeroyok oleh Marito (25), kondektur angkutan yang tinggal di Dusun IV, Desa Tuapukan, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang bersama beberapa rekannya.

Korban mengaku kalau kasus ini berawal saat korban yang baru keluar rumah dan hendak memanggil temannya di tempat pangkas rambut dengan mengendarai sepeda motor.

Saat tiba di cabang Garatak, Desa Tuapukan, korban melihat pelaku Marito sedang bertengkar dengan Marthen SIne karena masalah angkutan pedesaan "Salom" yang dikendarai Marito parkir menghalangi jalan masuk cabang Garatak.

Korban kemudian menegur pelaku Marito dan mengatakan kalau Marito harus mengikuti jika ditegur karena Marthen Sine usianya lebih tua.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved