Breaking News:

Berita Pendidikan

SMK Negeri 3 Maumere Deklarasi Anti Korupsi Bagi Siswa dan Guru

Keluarga Besar SMKN 3 Maumere telah mendeklarasikan anti korupsi bagi siswa dan guru di sekolah. Deklarasi itu melibatkan jajaran Kejari Sikka, PN

Penulis: Aris Ninu | Editor: Ferry Ndoen
PK/RIS
DEKLARASI-Keluarga Besar SMKN 3 Maumere saat Deklarasi Anti Korupsi di Maumere melibatkan Kejari Sikka dan PN Maumere. 

SMKN 3 Maumere Deklarasi Anti Korupsi Bagi Siswa dan Guru

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM / MAUMERE-Keluarga Besar SMKN 3 Maumere telah mendeklarasikan anti korupsi bagi siswa dan guru di sekolah. Deklarasi itu melibatkan jajaran Kejari Sikka, PN Maumere dan Korwas Pendidikan SMK di Sikka.

Deklarasi anti korupsi pun telah diwujudkan dan dibuktikan dengan menetapkan korupsi sebagai kurikulum bagi siswa di SMKN 3 Maumere.

“Perlu kami sampaikan pendidikan anti korupsi berawal dari visi dan misi sekolah ini. Salah satunya adalah tamatan yang berakhlak mulia. Untuk menjadi tamatan yang berakhlak mulia salah satu yang perlu kita tekankan adalah anti terhadap korupsi.

Kenapa kita memilih anti korupsi itu? Di samping selain program ini untuk membina mental dan karakter siswa dan  salah satu tindakan yang paling efektif untuk memberantas korupsi adalah melalui jalur pendidikan karena seperi yang kita ketahui selama ini pencegahan terhadap anti korupsi ini sepertinya tersendat-sendat,” ujar Kepola Sekolah SMKN 3 Maumere, Alfrid B.Kedoh kepada POS-KUPANG.COM di Maumere, Jumat, 8 Oktober 2021 siang.

Ia menjelaskan, pendidikan anti korupsi kalau melalui pendidikan itu diajarkan kepada peserta didik sejak dini mulai dari kelas 1, 2 dan 3 maka materinya lebih bagus. Pasalnya, pihak sekolah sudah mengusulkan dan menerapkan pelajaran anti korupsi dalam kurikulum SMKN 3 Maumere.

“Kami rencana akan masukan ke dalam kurikulum SMK N 3  Maumere.Oleh karena itu  kita perlu masukan-masukan dari pihak luar atau pihak eksternal. Untuk memperkaya lalu memberikan  semacam vitamin tentang bagaimana strategi untuk pencegahan anti korupsi. Karena itu kita melibatkan pihak luar yaitu dari Kejari Sikka sebagai narasumber dan dari PN Maumere sebagai narasumber untuk memperkaya wawasan tentang anti korupsi di Indonesia,” ujarnya. 

Ia menegaskan, pihaknya menilai melalui kedua institusi itu sekolah mendapatkan materi-materi di samping sumber-sumber lain yang nanti digunakan oleh guru-guru mata pelajaran untuk dimasukan ke dalam kurikulum kepada mata-mata pelajaran yang relevan.

“Itu tahap awal sehingga untuk itu kita sudah melaksanakan kegiatan yang namanya desiminasi anti korupsi beberapa waktu yang lalu dan hasil akhii dari pada itu adalah kita sama-sama semua  stekholder yang ada di sekolah, komunitas sekolah, Korwas Kabupaten Sikka dan seluruh guru, siswa yang ada di SMK N 3 Maumere mendeklarasikan apa yang disebut dengan deklarasi Anti korupai di SMK N 3 Maumere,” ujarnya.(ris)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved