Breaking News:

Berita Belu

Pemkab Belu Rapatkan Barisan Menghadapi Musim Tanam Pertama

camat dapat berkoordinasi dengan kepala desa dan PPL. Tujuannya agar data yang diperoleh lebih valid. 

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Bupati dr. Agustinus Taolin, Sp.PD didampingi Wabup Aloysius Haleserens, MM memimpin rapat koordinasi pembangunan pertanian, Rabu 6 Oktober 2021. 

Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Teni Jenahas

POS KUPANG.COM, ATAMBUA--Pemerintah Kabupaten Belu dibawah kepemimpinan Bupati dr. Agustinus Taolin, Sp.PD dan Wabup Aloysius Haleserens, MM melakukan terobosan baru dalam hal pembangunan pertanian. 

Sebelum memasuki musim tanam pertama (MT1) tahun 2021-2022, pemerintah dan seluruh jajaran merapatkan barisan lewat rapat koordinasi, bertempat di Aula Lantai I Kantor Bupati Belu, Rabu 6 Oktober 2021.

Rapat yang dipimpin Bupati Belu ini dihadiri Wakil Bupati Belu, pKepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, camat, kepala desa dan PPL. 

Banyak hal yang dibahas dalam rapat tersebut antara lain, potensi lahan pertanian, cara dan waktu pengolahan lahan, ketersedian fasilitas, ketersedian benih, pupuk dan obat-obatan serta kesiapan PPL, kelompok tani dan sistem koordinasi. 

Hal-hal ini penting dibahas agar pembangunan pertanian lebih terarah, terukur dan hasilnya lebih optimal. Apalagi, pembangunan di bidang pertanian merupakan salah satu misi kepemimpinannya yang sedang ditunggu-tunggu oleh masyarakat. 

Baca juga: Bupati Belu : Wilayah Atambua Masih Tinggi Kasus Positif Covid-19

Selain itu, melalui perencanaan yang baik, segala kendala di lapangan pasti dapat diselesaikan dengan baik tanpa menimbulkan persoalan baru. 

Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin ketika memimpin rapat mengatakan, pembangunan pertanian mesti direncanakan dengan baik dan melibatkan stakeholder terkait. Pertanian sebagai sektor penggerak perekonomian masyarakat harus diperhatikan serius dan cermat. 

Pada kesempatan itu, Bupati Agus Taolin menginstruksikan Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan agar segera mengerahkan traktor ke kecamatan-kecamatan untuk olah lahan pertanian. 

Kepada para camat diinstruksikan untuk menyiapkan data potensi lahan pertanian, baik lahan basah, lahan kering, perkebunan dan lahan hortikultura.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved