Jumat, 22 Mei 2026

Berita Manggarai Timur

Manggarai Timur Belum Miliki Mobil Pemadaman Kebakaran

berakhir sehingga anggaran keuangan daerah bisa untuk kepentingan pembangunan termasuk pengadaan mobil Damkar itu.

Tayang:
Penulis: Robert Ropo | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/ROBERT ROPO
Kasat Pol PP Kabupaten Manggarai Timur, Drs Yohanes Syukur. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM, BORONG--Setiap daerah mesti harus memiliki mobil untuk pemadaman kebakaran (Damkar) untuk mengantisipasi jika terjadinya bencana kebakaran, namun di Kabupaten Manggarai Timur hingga saat ini belum memiliki mobil Damkar.

Bidang yang berkaitan dengan Damkar ini adalah di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Manggarai Timur.

Kepala Satpol PP Kabupaten Manggarai Timur, Drs Yohanes Syukur, kepada POS-KUPANG.COM, Kamis 7 Oktober 2021, menjelaskan, terkait bidang menangani Damkar kini sudah di Satpol PP yang sebelumnya ada di BPBD. 

Terkait dengan Damkar ini, Yohanes, mengakui belum ada fasilitas atau sarana prasarana pendukung yang memadai salah satunya adalah belum adanya mobil pemadam kebakaran (Damkar). Sehingga ketika terjadi bencana kebakaran pihaknya kesulitan untuk memadamkan api.

Dikatakan Yohanes, belum adanya mobil Damkar ini terkendala pada keterbatasan keuangan daerah apalagi selama 2 tahun terakhir terjadi pandemi Covid-19 sehingga banyak anggaran direfocussing untuk kepentingan penanganan  pandemi itu.

Baca juga: Sekda Manggarai Timur Pimpin Rapat Terbatas Antisipasi Tanah Longsor dan Banjir

Meski demikian, kata Yohanes, ini akan tetap menjadi perhatian bagi pimpinan daerah yakni Bupati, Wakil Bupati dan Sekda termasuk Lembaga DPRD untuk mendiskusikan terkait hal itu.

Sehingga diharapkan agar pandemi Covid-19 terus menurun dan berakhir sehingga anggaran keuangan daerah bisa untuk kepentingan pembangunan termasuk pengadaan mobil Damkar itu.

"Ya tidak semua harus memadai, biar mobil Damkar ukurannya kecil pun yang penting ada di satu Kabupaten. Saya selaku kasat Pol PP akan terus berkoordinasi dengan pimpinan. Kita berharap pandemi ini segera berakhir sehingga ini nantinya akan menjadi prioritas untuk kepentingan penanganan kebakaran,"ungkap Yohanes. 

Sementara itu, Anto Jemarut, salah seorang warga kepada POS-KUPANG.COM, meminta kepada Pemerintah dan DPRD Kabupaten Manggarai Timur untuk mengadakan mobil pemadam kebakaran.

Mengingat saat ini perkembangan penduduk di Kota Borong semakin banyak dengan bangunan rumah dan gedung semakin banyak.

"Hanya kabupaten Manggarai Timur saja yang belum punya mobil Pemadam Kebakaran ini. Kita sebagai masyarakat berharap supaya adakan mobil ini karena ini penting untuk kalau ada kebakaran pakai mobil ini, apalagi mengingat wilayah Kota Borong semakin banyak penduduk yang berdampak pada semakin banyak rumah dan gedung-gedung,"ungkapnya. (*) 

Berita Manggarai Timur Terkini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved