Berita Sumba Barat

Komisi C DPRD Sumba Barat : Pemerintah Segera Operasikan Lab PCR dan RS Pratama Lamboya

Komisi C meminta pemerintah memperbaiki deker di Kampung Pageso Tobu yang menghubungkan Desa Lokory dan Desa Lolo Tana yang mengalami rusak berat.

Penulis: Petrus Piter | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/PETRUS PITER
Ketua DPRD Sumba Barat, Drs.Dominggus Ratu Come didampingi Wakil Ketua DPRD, Jefri Ora, S.H dan Wakil Ketua Lukas Lebu Gallu, S.H dan dihadiri Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, S.H memimpin sidang paripurna DPRD Sumba Barat dengan agenda mendengarkan laporan komisi-komisi DPRD Sumba Barat terhadap Ranperda tentang APBD Perubahan tahun anggaran 2021 di ruang sidang utama DPRD Sumba Barat, Rabu 6 Oktober 2021 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM, WAIKABUBAK--Komisi C DPRD Kabupaten Sumba Barat dengan Ketua Dominggus  Baiyo dan Sekretaris, Oscar Dasalaku, S.T meminta pemerintah daerah segera  mengoperasikan lamboratorium PCR  demi memberi pelayanan kepada masyarakat terutama berkaitan dengan pemeriksaan sampel pasien demi memastikan seorang warga terkonfirmasi positip tertular virus corona atau negatif virus corona.

Hal itu bertujuan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

Sebab selama ini pemeriksaan sampel biasa dikirim ke laboratorium rumah sakit umum Prof.W.Z Yohanis Kupang. Dan hasilnya biasa diperoleh satu hingga dua minggu lamanya.

Namun bila pemerintah daerah Sumba Barat dalam waktu dekat dapat mengoperasikan laboratorium PCR maka dalam kurun waktu 1 x 24 jam masyarakat sudah dapat memperoleh hasilnya.

Dengan demikian, masyarakat mendapatkan kepastian hasil pemeriksaan  secepatnya apakah positip atau negatof virus corona.

Baca juga: Wakil Bupati John Lado Hadiri Perayaan HUT TNI Ke-76 Tingkat Kodim 1613 Sumba Barat

Selain itu komisi C DPRD Sumba Barat juga meminta pemerintah segera mengoperasikan rumah sakit Pratama di Kecamatan Lamboya, Sumba Barat  demi melayani masyarakat.

Pemintaan ini terungkap dalam laporan komisi C DPRD Sumba Barat dalam sidang paripurna DPRD Sumba Barat.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Sumba Barat, Drs.Dominggus Ratu Come didampingi Wakil Ketua DPRD, Jefri Ora, S.H dan Wakil Ketua Lukas Lebu Gallu, S.H dan dihadiri Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, S.H di ruang sidang utama DPRD Sumba Barat, Rabu 6 Oktober 2021.

Selain itu komisi C DPRD Sumba Barat meminta pemerintah melakukan pensertifikatan tanah dilokasi aset pelabuhan rakyat Binanatu di Kecamatan Tanah Righu guna mendapatkan legitimasi  dan perbaikan sarana dan prasarana pelabuhan.

Komisi C meminta pemerintah memperbaiki deker di Kampung Pageso Tobu yang menghubungkan Desa Lokory dan Desa Lolo Tana yang mengalami rusak berat.

Harapan  dapat dianggarkan pada perubahan APBD tahun anggaran 2021 sehingga dapat memperbaiki deker itu. Bila tidak segera diperbaiki maka terancam memutuskan kedua desa itu.

Baca juga: Bupati Yohanis Dade Serahkan 475 Sertifikat Tanah Kepada Masyarakat Elu Loda, Sumba Barat

Selain itu meminta pemerintah memperbaiki kali Kaori dan meminta pemerintah  menambah  dana bantuan rumah layak huni dari Rp 20 juta menjadi Rp 30 juta per kepala keluarga demi memenuhi pengerjaan rumah layak huni itu.

Sedangkan terhadap hasil kunjungan kerja di lapangan, komisi C DPRD Sumba Barat menyatakan semua pekerjaan fisik yang dikerjakan  dalam progres  yang relatif naik  rata-rata berkisar antara 30 %-50 % bahkan ada kegiatan sudah mencapai progres 100 %.

Meski demikian, komisi C DPRD Sumba Barat meminta rekanan memperhatikan kualitas pengerjaan proyek, pekerjaan harus sesuai rencana yang ditetapkan (RAB) dan sesuai spesifikasi teknis, pengerjaan sumur bor harus sampai dapatkan air

Pemerintah perlu memberi perhatian pada rumah dinas guru, ruang kelas, meubeler, rumah dinas tenaga kesehatan di puskesmas dan lainnya.(*)

Berita Sumba Barat Terkini

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved