Breaking News:

Berita Belu

Gubernur NTT Dorong Koperasi Go Digital 

peserta pelatihan sebanyak 60 orang yang terdiri dari 30 orang pengurus koperasi dan 30 orang pelaku UKM. 

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp.PD ketika membuka pelatihan Perkoperasian dan Kewirausahan di Aula Kantor CU Kasih Sejahtera Atambua, Senin 4 Oktober 2021. 

Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Teni Jenahas

POS KUPANG. COM, ATAMBUA--Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat mendorong koperasi dan UMKM di NTT agar go digital. 

Konsep ini sejalan dengan perkembangan teknologi saat ini yang telah memberikan perubahan signifikan dalam dunia bisnis. Oleh karena itu, pelaku usaha harus menyesuaikan dengan kondisi tersebut. 

Hal itu disampaikan Staf Khusus Gubernur Bidang Ekonomi dan Akuntabilitas Publik, Prof. Dr. Intiyas Utami dalam sambutannya saat kegiatan pelatihan Perkoperasian dan Kewirausahan bagi pengurus dan pengelola Koperasi serta pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM), bertempat di Aula Kantor CU Kasih Sejahtera Atambua, Senin 4 Oktober 2021.

Menurut Intiyas, Koperasi Digital merupakan program unggulan dari Gubernur NTT yang telah dicanangkan dan diberlakukan bagi koperasi di NTT. 

Alasan Koperasi dan UMKM go digital antara lain, untuk menjangkau pasar lebih luas, pertumbuhan pengguna internet yang kian pesat, pertumbuhan usaha menjadi lebih cepat dan mengurangi biaya operasional. 

Baca juga: Jelang HUT TNI, Bupati Belu dan Jajaran TNI Ziarah ke Makam Pahlawan

Kata Intiyas, untuk mendukung program go digital ini, pemerintah provinsi telah menyiapkan aplikasi yang bisa dioperasikan lewat android atau berbasis android. Bagi koperasi atau UMKM yang memiliki produk seperti kopi, tenun bisa dipasarkan secara digital. 

Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp.PD ketika membuka pelatihan tersebut menyampaikan apresiasi kepada Dinas Koperasi yang telah menyelenggarakan kegiatan pelatihan. Pasalnya, di era teknologi dibutuhkan peningkatan sumber daya manusia dalam mengelola usaha. 

Bupati bersyukur karena peserta kegiatan mendapat pengetahuan dari pakar-pakar, baik di bidang perkoperasian maupun UMKM

"Hari ini merupakan satu momentum yang baik karena kita diberikan orang-orang yang hebat dan luar biasa untuk memberikan kita materi sehingga arah koperasi dan UKM kita ke depan lebih baik", kata Bupati Belu. 

Baca juga: 37,9 Persen Penduduk Belu Sudah Vaksin Dosis Satu 

Lanjutnya, di tengah pandemi COVID-19, UMKM adalah salah satu usaha yang bisa bertahan karena jenis usahanya mencakup pertanian dan peternakan. 

Bupati Belu mendukung program pemerintah provinsi agar koperasi dan UMKM di NTT termasuk di Belu harus go digital. Untuk mewujudkan cita-cita itu, Dinas Koperasi dan UMKM harus bekerja lebih baik dan sejalan dengan perkembangan teknologi. 

Hadir dalam pelatihan ini Kepala Seksi Kelembagaan Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTT, Nelciana Yulita Soruh, SE, M. Ak, Plt. Kepala Dinas Koperasi UKM, Elfridus Hale, S.P, Tim IT dari Kementerian Koperasi dan peserta pelatihan sebanyak 60 orang yang terdiri dari 30 orang pengurus koperasi dan 30 orang pelaku UKM. 

Pelatihan ini dimulai dari tanggal 4 sampai 6 Oktober 2021 di dua lokasi yakni, di Hotel Klaben bagi penilaian Kesehatan dan Hotel Liurai bagi tenun ikat. (*)

Berita Belu Terkini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved