Breaking News:

Mahasiswa Dosen Poltekkes Kemenkes Kupang Kolaborasi Pengendalian Covid-19 Melalui Pemantauan Prokes

Perlu ada kolaborasi berbagai pihak dalam penanggulangan dan pencegahan COVID-19. Peran civitas academia dalam pemantauan protokol kesehatan

Penulis: Hermina Pello | Editor: Hermina Pello
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Gedung Direktorat Poltekkes Kemenkes Kupang - Mahasiswa Dosen Poltekkes Kemenkes Kupang Kolaborasi Pengendalian Covid-19 Melalui Pemantauan Prokes 

POS-KUPANG.COM - Perkembangan kasus COVID-19 di tingkat nasional saat ini telah menunjukkan penurunan, dimana kasus positif, mortalitas dan bed occupancy rate (BOR), menurun sejak akhir Juli hingga pertengahan Agustus 2021. Sejalan dengan itu, tingkat kesembuhan juga meningkat.

Namun perkembangan yang baik ini harus terus dipertahankan bahkan ditingkatkan, agar seluruh provinsi di Indonesia berhasil mengendalikan kasus COVID-19 dan berdampak baik secara nasional.

Menyikapi hal tersebut Prodi Sanitasi Kemenkes Kupang, dalam kerjasama dengan UNICEF Indonesia dan Pengurus Daerah Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) Provinsi NTT,
memprakarsai sebuah webinar dengan tema “Pengendalian Pandemi COVID-19 melalui Upaya Sanitasi dan Pemantauan Protokol Kesehatan.”

Baca juga: Upaya Kodim 1621 Flores Timur Cegah Penyebaran Covid-19

Webinar ini dalam rangka Dies Natalis ke-26 Prodi Sanitasi Poltekkes Kemenkes Kupang dengan menghadirkan Pembicara: Prof. Dr. H. Arif Sumatri (Ketua Umum PP HAKLI), Dr. Ir. Mohamad Satori, MT, IPU (Dekan FT Unisba). Enrico Rahadi Djonoputro (Wash in Emergency Officer UNICEF Jakarta)
 dan Karolus Ngambut, SKM, M.Kes (Ketua Prodi Sanitasi Poltekeks Kemenkes Kupang)

Webinar ini menghadirkan ribuan mahasiswa, alumni serta stakeholder terkait untuk menginisiasi Pemantauan Protokol 3M dengan melibatkan mahasiswa dan pemuda secara umum.

Pemantauan ini direncanakan akan dilakukan hingga akhir Oktober dan dapat diperpanjang berdasarkan situasi COVID-19 di Indonesia.

Baca juga: Cegah Penyebaran Covid-19, Vaksinasi di Malaka Sudah Habiskan 37.918 Dosis

Pemuda dan mahasiswa akan melakukan dua pengamatan selama 6 hari dalam satu minggu. Pengamatan akan dilakukan di beberapa lokasi berbeda dalam satu minggu. Selain itu, pemuda dan mahasiswa juga akan melibatkan peer atau kerabat serta keluarga dan lingkungannya dalam
pemantauan ini.

Direktur Poltekes Kemenkes Kupang, DR. R.H Kristina, SKM, M.Kes, menyambut baik kegiatan yang sangat strategis di masa pendemi ini dan memberikan apresiasi yang luar biasa untuk civitas akademika secara khusus Prodi sanitasi yang menggagas kegiatan bergengsi skala nasional sehingga pesan pencegahan ini bisa menjangkau secara luas.

UNICEF Indonesia, melalui Kepala Kantor Perwakilan NTT-NTB, Yudhistira Yewangoe, mendukung pelibatan Kampus dalam melakukan pemantauan dan promosi perilaku kebersihan utama, dan meningkatkan kesadaran di kalangan mahasiswa dalam menanggapi pandemi COVID19. UNICEF percaya bahwa setiap anak dan pemuda memiliki kesempatan dan potensi dalam pembangunan di Indonesia serta berkomitmen untuk mendukung pelibatan pemuda yang bermakna.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Sumba Timur Baru 33 Persen

“Perlu ada kolaborasi berbagai pihak dalam penanggulangan dan pencegahan COVID-19. Peran
civitas academia dalam pemantauan protokol kesehatan merupakan contoh aplikatif bagaimana NTT menciptakan upaya yang kolaboratif” tambah Yudhistira dalam rilis yang diterima POS-KUPANG.COM

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved