Breaking News:

PON XX Papua 2021

Jembatan Merah Jayapura Jadi Favorit Dikunjungi Peserta PON Papua

Selain karena pemandangannya yang indah, jembatan ini juga menghubungkan satu kota dengan kota lainnya. Masyarakat bisa menghemat waktu saat beraktivi

Penulis: Sipri Seko | Editor: Sipri Seko
pos kupang/sipri seko
Peserta PON XX Papua 2021 selfie di atas Jembatan Merah, Papua. 

POS-KUPANG.COM, JAYAPURA - Jembatan Merah di Jayapura, menjadi jembatan kebanggaan Papua. Selain karena pemandangannya yang indah, jembatan ini juga menghubungkan satu kota dengan kota lainnya. Masyarakat bisa menghemat waktu saat beraktivitas.

Beberapa masyarakat bahkan menjadikan Jembatan Youtefa sebagai ajang selfie dan berwisata. Hal ini juga terjadi bagi sebagian besar peserta PON XX Papua 2021. Lokasi jembatan yang sangat dekat dengan Kota Jayapura, membuat peserta PON baik atlet, pelatih, official maupun pendamping datang untuk sekadar foto atau pun melihat pemandangan dari atas Jembatan ini.

Seperti disaksikan Pos Kupang, Senin 4 September 2021, ratusan orang silih berganti datang di Jembatan Merah. Selanjutnya mereka langsung duduk sambil bersantai di tepi Pantai C’Beery yang menghubungkan jembatan ini.

Salah satu peserta PON asal NTT, Esthen Banoet yang ditemui di jembatan itu mengatakan sangat terpesona dengan pemandangan dari atas jembatan maupun dari pantai. Dia mengatakan, Papua memiliki pesona alam yang tiada tara di Indonesia.

“Ini luar biasa. Hanya karena ikut PON saya bisa melihat dan menikmati keindahan di sini,” kata Esthen.

Hal yang sama juga dikatakan ofisial sepakbola NTT, Muchlis Lapitonung. Namun Muchlis berharap pemerintah atau pengelola pantai memperhatikan sampah yang ada di lokasi itu.

“Pengunjung membuang sampah sembarangan di sini. Ini sesuatu yang tidak bagus untuk  obyek wisata. Harusnya ada petugas yang terus memantau hal seperti ini,” ujar Muchlis.

Jembatan Merah ini disebut dengan nama Jembatan Youtefa. Jembatan Youtefa juga menjadi tonggak sejarah di tanah Papua yang bukan hanya simbol penting pemersatu bangsa, tetapi juga sebagai simbol pentingnya sebuah kemajuan untuk membangun Papua.

Nama Youtefa diambil berdasarkan permintaan masyarakat adat setempat. Lantaran jembatan tersebut berada di atas Teluk Youtefa. Sebelumnya jembatan ini bernama Jembatan Holtekamp

Jembatan ini memiliki panjang 732 meter dan lebar 21 meter, dan menghubungkan kawasan utama Kota Jayapura dengan Distrik Muara Tami. Menurut data Kemenkeu, Jembatan Youtefa juga bisa mempersingkat waktu dari Kota Jayapura menuju perbatasan Skouw (perbatasan dengan Papua Nugini).

Salah satu jembatan terpanjang di Indonesia ini dibangun sejak 2015. Pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp1,8 triliun untuk pembangunan jembatan ini. Menurut data Kemenkeu, dana tersebut dari SBSN/Sukuk Negara sebesar Rp1,3 triliun dan dari APBD Provinsi Papua dan Kota Jayapura sebesar Rp 500 miliar.

Pembangunan akhirnya selesai pada 2019. Presiden Jokowi meresmikan jembatan Youtefa pada 28 Oktober 2019 atau bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda. **

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved