Breaking News:

Berita Kota Kupang

Gubernur NTT Minta Jadikan IAI Sebagai Wadah Profesional dan Diakui Masyarakat

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat meminta pengurus Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) NTT agar menjadikan IAI sebagai wadah yang profesional

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Asisten II Setda NTT, Ganef Wurgiyanto berbincang-bincang dengan Ketua IAI NTT, Ir. Robertus Rayawulan,M.T, IAI dan Wasekjen IAI, Deny Setiawan,IAI saat Musprov IV IAI NTT di Hotel Neo by Aston, Jumat 1 Oktober 2021 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM, KUPANG -- Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat meminta pengurus Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) NTT agar menjadikan IAI sebagai wadah yang profesional, bermartabat dan dapat diakui oleh masyarakat NTT.

Viktor Laiskodat menyampaikan hal ini dalam sambutan tertulisnya, yang dibacakan oleh Asisten 2 Setda NTT, Ganef Wurgiyanto pada acara pembukaan Musyawarah Provinsi (Musprov) IAI NTT tahun 2021 di Hotel Neo by Aston, Jumat 1 Oktober 2021.

Tema IAI NTT Bangkit Menuju Perubahan Paradigma dan Tantangan Dunia Kerja.

Pada akhir sambutannya itu, Viktor meminta seluruh pengurus IAI NTT untuk senantiasa menyatukan tekad  menjadikan IAI sebagai wadah yang profesional, bermartabat dan dapat diakui oleh masyarakat.

Baca juga: Ikatan Arsitek Indonesia NTT Gelar Musprov IV Tahun 2021, Ini Tujuannya

"IAI harus jadikan wadah ini sebagai wadah yang profesional. Kita juga harus dapat bersama-sama menghadapi Pandemi Covid-19 yang masih melanda kita saat ini serta mampu menempatkan profesi kita sebagai penyokong pembangunan peradaban masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat NTT," kata Viktor.

Dijelaskan,  seperti yang diketahui bersama bahwa sukses besar yang diraih setiap organisasi apapun dan ruang lingkup apapun adalah karena adanya kebersamaan serta adanya sinergitas antara program yang direncanakan dengan kebutuhan aparat organisasi, juga realita di lapangan.

Oleh karena itu, lanjut Viktor,  perlu adanya penguatan peran organisasi di dalam menciptakan pemikiran-pemikiran yang berkualitas dalam rangka keberlangsungan konsolidasi organisasi yang menjadi kata kunci keberhasilan organisasi disetiap jenjang.

Dikatakan, fenomena perubahan zaman yang terjadi hampir setiap saat telah memaksa setiap komunitas organisasi untuk melakukan penataan gerak organisasi dengan berbagai program yang realitas, berkesinambungan dan berkeadaban agar organisasi tetap survive di tengah-tengah gelombang persaingan yang selalu menuntut adanya perubahan.

"Hal ini menjadi sangat penting karena seperti yang kita ketahui bahwa, saat ini banyak organisasi yang ternyata tidak mampu untuk bertahan hidup di tengah-tengah persaingan karena tak mampu menata dan melakukan konsolidasi yang memadai dalam menyikapi berbagai perubahan dan tak mampu mengelola berbagai isu penting yang terjadi di tengahtengah masyarakat," katanya.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved