Breaking News:

Berita Kota Kupang

PT Matsyaraja  Ekspor Lagi 3,2 Ton Ikan  ke  Australia dan Singapura

Untuk kesekian kali PT Matsyaraja Arnawa Stambhapura, satu-satunya perusahaan  yang berhome base di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur ( NTT)

Penulis: Paul Burin | Editor: Kanis Jehola
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
IKAN - Ikan-ikan dalam packing siap dikirim ke Australia dan Singapura, Kamis, 30 September 2021 siang. 

POS-KUPANG.COM, KUPANG -  Untuk kesekian kali PT Matsyaraja Arnawa Stambhapura, satu-satunya perusahaan  yang berhome base di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur ( NTT),   melakukan ekspor berbagai jenis ikan tujuan Australia dan Singapura. Total ikan yang terkirim sebanyak 3,2 ton. 

Ekspor ikan ini dilakukan, Kamis, 30 September 2021 menggunakan Pesawat Garuda Indonesia. Penerbangan dari Kupang menuju Jakarta pada siang hari. "Dari 3,2 ton terbagi 1,7 ton ke Australia dan 1,5 ton ke Singapura," kata  Breva Risqi Diyah Nugraha, bos perusahaan itu di Kupang, Kamis, 30 September 2021. 

Breva mengatakan,  perusahaan melakukan  export fresh dua minggu sekali, yakni tiap hari Selasa dan Kamis. Merupakan pengiriman rutin menggunakan armada pesawat Garuda Indonesia. 

Menurut Breva, pengiriman ikan ke Australia  akan berlanjut dari Cengkareng, Jakarta  menuju Sidney,  Jumat,  1 Oktober  2021 dinihari. Sedangkan ke Singapura, hari yang sama pada siang hari. " Ikan-ikan  menginap semalam di Cengkareng," katanya.

Sejauh ini kata dia, pengiriman ikan langsung dari Kupang lancar saja.  Saat ini,  Breva  mengatakan sudah melakukan  penjajakan  ekspor ke Negeri Paman Sam, Amerika, yakni ke Kota Honolulu dan Los Angeles.  Para buyer sudah oke bahkan sudah melakukan  DO (delivery order).  Namun, perusahaan ini   masih mengupayakan connecting flight

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat kami sudah bisa lakukan connecting flight dengan perusahaan penerbangan ke sana," kata Breva. 

Breva meminta generasi muda di daerah ini untuk mulai menekuni peluang ekspor ikan karena sungguh menjanjikan.

Tinggal bagaimana menekuninya. Breva mengatakan, kesulitan atau kendala hanya dialami  pada tahap awal. Lepas dari itu sangat mudah. (*)

Baca Berita Kota Kupang Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved