Breaking News:

Berita Belu

Pendapatan APBD Pemkab Belu 2021 Turun 15,4 Miliar

Dalam nota pengantar keuangan, terjadi penambahan dan pengurangan anggaran belanja pada OPD lingkup Pemkab Belu.

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Sidang DPRD Belu dengan agenda penyampaian pengantar nota keuangan terhadap ranperda APBD perubahan 2021 di ruang sidang DPRD Belu, Rabu 29 September 2021. 

Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Teni Jenahas

POS KUPANG. COM, ATAMBUA--Sumber pendapatan APBD Kabupaten Belu tahun 2021 menurun Rp 15,4 M atau 1,76 persen sehingga total pendapatan setelah perubahan menjadi Rp 800, 7 M dari semula dianggarkan Rp 900,6 M. 

Penurunan pendapatan APBD dipengaruhi kasus COVID-19 secara global hingga daerah yang sampai saat ini belum dipastikan kapan berakhirnya.

Dengan menurunnya pendapatan, otomatis berpengaruh pada belanja daerah dari semula dialokasikan Rp 935 M berkurang Rp 29 M sehingga setelah perubahan menjadi 900,6 M atau turun 3,11 persen.

Hal ini disampaikan Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin dalam penyampaian pengantar nota keuangan terhadap Ranperda Perubahan APBD Kabupaten Belu dalam sidang paripurna di Gedung DPRD Belu, Rabu 29 September 2021 malam. 

Bupati Belu menyampaikan, penurunan pendapatan terjadi pada pos pendapatan asli daerah (PAD) dan dana transfer. 

Baca juga: Jagung di Food Estate di Belu Tumbuh Tak Merata

Pendapatan asli daerah (PAD) semula dianggarkan Rp 111 M berkurang Rp 24 M sehingga setalah perubahan menjadi Rp 87 M atau menurun 21,93 persen. 

Dana transfer semula dianggarkan Rp 783,4 M berkurang sebesar Rp 29,1 M sehingga setelah perubahan menjadi Rp 750,8 M atau menurun 1,65 persen. 

Lain-lain pendapatan daerah yang sah semula dianggarkan Rp 25,7 M bertambah sebesar Rp 21,1 M sehingga setelah perubahan menjadi Rp 48,8 M atau peningkatan 82,31 persen. 

Menurut Bupati, dalam rangka percepatan penanganan COVID-19 dan pengamanan daya beli masyarakat, pemerintah pusat melalui Menteri Keuangan memerintahkan pemerintah daerah melakukan penyesuaian dan rasionalisasi belanja pegawai, barang jasa dan belanja modal. 

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved