Breaking News:

Berita Kota Kupang

Citra Busana Konveksi, Tempat Magang Pelajar Sekolah-sekolah Kejuruan di NTT

Lembaga Citra Busana Konveksi, Tempat Magang Pelajar Sekolah-sekolah Kejuruan di NTT

Penulis: Paul Burin | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/PAUL BURIN
BERI KETERANGAN- Maria Tjung ketika memberi keterangan pers di tempat usahanya di Fontein, Kupang, Kamis, 30 September 2021. 

POS-KUPANG.COM, KUPANG -  Lembaga Citra Busana Konveksi yang beralamat di Jalan Gajah Mada 22A, Kelurahan Fontein, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang,  Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT)  telah lama menjadi tempat praktik atau magang beberapa sekolah kejuruan di NTT. Di antaranya, dari  SMK 3 Kupang,  SMK 4 Kupang, SMK 2 SoE, SMK Kusuma Atambua dan susteran dari Kabupaten Malaka.

Owner CV Citra Busana Konveksi,  Maria Agustina Tjung mengatakan hal ini ketika ditemui di tempat usahanya, Kamis, 30 September 2021. " Lembaga ini juga menjadi tempat praktik  mahasiswa/mahasiswi dari Universitas  Sarjana Winata Taman Siswa, Yogyakarta," kata Maria sambil tersenyum. 

Sejauh ini  Maria mengatakan bahwa magang yang dilakukan berjalan lancar saja. Hasilnya, cukup maksimal karena pelajar maupun mahasiswa telah memiliki ilmu dan keterampilan. Mereka mengikuti magang semata untuk memertajam keterampilannya. 

Selain itu,  kata perempuan asal Lelogama ini, para peserta yang telah mengikuti  kursus wajib mengikuti uji kompetensi. Dan, lembaga ini merupakan satu-satunya  lembaga yang menyelenggarakan uji kompetensi tata busana. Bahkan menjadi satu-satunya di NTT.  
"Saat ini ada sejumlah peserta yang tengah mengikuti uji kompetensi," kata Maria yang sering disapa Ibu Sani ini. Ia memulai usaha ini sejak tahun 1996 setelah menimba ilmu dan pengalaman di bidang ini di Kota Surabaya, Jawa Timur.

Maria juga menjelaskan, lembaganya juga pernah mendapatkan  dua penghargaan (Sidhakarya),  yakni dari Pemerintah Provinsi NTT tahun 2018  dan Paramakarya dari PresidenJoko Widodo tahun 2019. Dua reward ini diberikan kepada perusahaan ini karena mampu menjaga kualitas  dan produktivitas tenaga kerja dengan baik.

Maria mengatakan, penghargaan ini tak gampang diraih. Ada sejumlah kriteria yang patut dipenuhi. Setidaknya ada delapan unsur, di antaranya sumber daya manusia (SDM), syarat administratif berupa izin-izin, menjaga dan meningkatkan mutu dan asas manfaat bagi masyarakat. 

Untuk mendapatkan dua penghargaan itu Maria mengatakan wajib mengikuti empat kali  tahap penilaian baik dari  Kementerian Tenaga Kerja RI dan Dinas Tenaga Kerja Provinsi NTT. 

Perusahaan dengan 15 orang tenaga kerja ini selain memroduksi fashion juga membuat tas, souvenir, topi, anting, gelang dan lainnya.  Menerima juga berbagai jahitan khusus untuk perempuan

Maria mengatakan, usaha ini dibangun semata untuk mentransfer keterampilan jahit-menjahit kepada kaum perempyan di NTT. Maria mengatakan  hanya dengan menggeluti sebuah usaha asal fokus saja,  maka hasilnya akan sangat maksimal. Ia menyebut 560 orang murid yang telah mengikuti kursus di lembaga ini.  (*)

Baca Berita Kota Kupang Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved